;

Proyeksi Neraca Dagang April 2020 - Impor Diprediksi Terjun Bebas

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 18 May 2020 Bisnis Indonesia, 15 May 2020
Proyeksi Neraca Dagang April 2020 - Impor Diprediksi Terjun Bebas

Kalangan ekonom memprediksi kinerja impor sepanjang bulan lalu terjun bebas akibat pandemi Covid-19 yang melumpuhkan aktivitas manufaktur di Tanah Air. Kondisi ini diyakini akan mendorong neraca dagang pada April 2020 mencatatkan surplus.

Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengatakan, kuartal II/2020 menjadi periode terberat bagi manufaktur menyusul diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB). 

Dia memprediksi, ekspor pada April 2020 mencatatkan penurunan sebesar 6,38% (year-on-year/ yoy) dan jeblok 12,74% (month to-month/mtm). Adapun impor diperkirakan turun 23,91% (yoy) dan 12,24% (mtm). 

Kepala Ekonom Bank BNI Ryan Kiryanto menambahkan, penurunan impor pada bulan lalu terjadi terhadap migas maupun nonmigas. Demikian juga pada industri transportasi yang menurun, sejak pemerintah membatasi pergerakan sosial dan melarang pulang kampung.  

Untuk kinerja ekspor, menurutnya masih tertahan oleh penurunan permintaan di negara-negara terdampak Covid-19. Di sisi lain, koreksi harga komoditas belum menunjukkan adanya perbaikan. 

Penurunan laju impor menurut Ekonom Bank Permata Josua Pardede disebabkan oleh harga minyak dunia disertai dengan penurunan aktivitas manufaktur di Indonesia. Kondisi tersebut diperkuat oleh kecenderungan penurunan impor barang konsumsi seiring dengan lemahnya permintaan dalam negeri pada April yang ditandai dengan perlambatan tingkat inflasi inti. 

Di sisi lain, penurunan ekspor cenderung diakibatkan oleh menurunnya harga komoditas utama Indonesia disertai oleh perlambatan aktivitas negara mitra dagang.

Tags :
#Impor
Download Aplikasi Labirin :