Menyigi Kinerja, Prospek dan Rekomendasi Emiten Kontruksi
Emiten jasa konstruksi swasta menyajikan kinerja keuangan yang beragam. PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) misalnya, mengantongi kenaikan pendapatan usaha 32,31% secara tahunan menjadi Rp 818,87 miliar di kuartal I-2024. Laba bersih TOTL pun melonjak 77,60% yoy menjadi Rp 52,71 miliar di kuartal I 2024. PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) juga mencatatkan kenaikan pendapatan 9,6% di periode serupa menjadi senilai Rp 715,01 miliar. Tapi laba bersih emiten ini turun tipis 0,28% di kuartal I-2024 menjadi Rp 28,75 miliar. Sebaliknya PT Acset Indonesia Tbk (ACST) mencatatkan lonjakan rugi ke entitas pemilik sebesar 42,3% di kuartal I-2023 menjadi sebesar Rp 42,49 miliar.
Kerugian itu dialami ACST di tengah kenaikan pendapatan bersih 52,59% secara tahunan menjadi senilai Rp 549,86 miliar. Erlin Budiman, Vice President Head of Investor Relations PT Surya Semesta Iinternusa Tabk (SSIA), induk NRCA, menyebut realisasi kontrak baru itu melonjak 92,5% dibandingkan dengan kontrak baru pada kuartal I 2023 yang sebesar Rp 701,7 miliar. Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Sukarno Alatas melihat TOTL masih memimpin di di kalangan emiten konstruksi swasta pada kuartal I 2024. Namun Investment Consultant Reliance Sekuritas Indonesia Reza Priyambada melihat emiten konstruksi swasta dan BUMN karya justru bisa bersinergi. Masing-masing pihak juga sudah punya pasar masing-masing.
Postingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
Transformasi Digital Dorong Perluasan Retail
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023