;

Hapus HET Perlu Buffer Stock untuk kontrol Harga Gula

Lingkungan Hidup Yuniati Turjandini 22 May 2024 Investor Daily
Hapus HET Perlu Buffer Stock untuk kontrol Harga Gula
Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) menyarankan agar pemerintah menghapus harga acuan penjualan (HAP) di tingkat konsumen (harga eceran tertinggi/HET) pada komoditas gula konsumsi. Alasannya, selain tidak efektif menekan harga gula di pasaran, skema ini juga membuat barang petani menjadi sulit dibandrol di atas biaya pokok produksi. Dalam mengontrol harga gula, pemerintah harusnya memiliki stok penyangga (buffer stock) yang bisa sewaktu-waktu digunakan untuk operasi pasar, baik saat terjadi kelangkaan atau harga melonjak tinggi. Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional APTRI Soemitro Samadikoen mengatakan, HAP gula konsumsi hanyalah harga acuan, berarti penerapannya bisa naik di atas HAP atau turun di bawah HAP atau ada toleransi tertentu sehingga dianggap wajar. Dengan fleksibilitas atau relaksasi HAP gula konsumsi saat ini menjadi  Rp 17.500 per kilogram dan toleransi 10-15%, konsumsi mestinya bisa menerima apabila harga di pasaran Rp 19-20 ribu per kg. Dalam praktiknya sulit diterapkan. Beberapa retail modern sempat tidak berani menjual gula dengan harga sebesar itu. (Yetede)
Tags :
#Komoditas
Download Aplikasi Labirin :