;

RDF Rorotan Reduksi 30 Persen Sampah Jakarta

RDF Rorotan Reduksi
30 Persen Sampah Jakarta
Pembangunan fasilitas pengolahan sampah refuse derived fuel atau RDF Plant Jakarta di Rorotan, Jakarta Utara, dimulai. Fasilitas ini akan mengolah 2.500 ton sampah per hari dan akan menghasilkan produk berupa RDF atau bahan bakar alternatif sebanyak 875 ton per hari. ”Jakarta harus memprioritaskan pengelolaan sampah dalam kota agar beban Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang makin berkurang,” kata Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono saat peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan RDF Plant Rorotan, Senin (13/5/2024). RDF Rorotan merupakan tempat pengolahan sampah terbesar kedua setelah Bantargebang.

Heru menyebutkan, fasilitas untuk memproduksi sampah menjadi bahan bakar alternatif RDF Plant di Rorotan ini merupakan salah satu yang terbesar di dunia. RDF Plant Jakarta dibangun di atas tanah milik Pemprov DKI Jakarta seluas 7,87 hektar dengan anggaran Rp 1,208 triliun. Anggaran untuk membangun fasilitas kelas dunia ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemprov DKI Jakarta Tahun 2024. Pembangunan RDF Plant Jakarta ditargetkan selesai akhir 2024. Pada awal 2025, fasilitas itu diharapkan bisa beroperasi untuk menopang pengelolaan sampah dari hulu ke hilir di dalam Kota Jakarta. (Yetede)
Download Aplikasi Labirin :