;

AS Akan Kerek Tarif Mobil Listrik China

Ekonomi Hairul Rizal 11 May 2024 Kontan
AS Akan Kerek Tarif Mobil Listrik China

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan membuat kebijakan baru terkait pengenaan tarif atau bea masuk dan pungutan terhadap produk-produk China. Menurut pemberitaan Bloomberg, Jumat (10/5), pengenaan tarif baru akan difokuskan pada sektor-sektor strategis. Sektor strategis tersebut antara lain kendaraan listrik, baterai dan peralatan pembangkit listrik tenaga surya. Kebijakan baru tersebut dikabarkan akan diumumkan Biden pada 14 Mei mendatang. Keputusan ini merupakan hasil dari peninjauan kembali atas aturan tarif dalam seksi 301, yang pertama kali diberlakukan di era pemerintahan Donald Trump. Pengumuman kebijakan tarif baru ini bisa saja tertunda. Tapi yang pasti, keputusan ini bakal jadi salah satu langkah terbesar Biden dalam persaingan ekonomi antara AS dan China.

Strategi Presiden China Xi Jinping meningkatkan manufaktur untuk menahan perlambatan ekonomi di dalam negeri telah memicu kekhawatiran di luar negeri. Para pemimpin AS dan Uni Eropa telah memperingatkan China bahwa subsidi negara yang berlebihan telah memicu membanjirnya produk ekspor murah China yang mengancam lapangan kerja di masing-masing negara. Peninjauan ulang aturan tarif ini sudah dimulai sejak 2022. Penjabat Kantor Perwakilan Dagang AS Katrine Tai mengatakan, pemerintah AS berupaya membuat tarif yang lebih strategis dan efektif. Biden pada Maret lalu telah mengusulkan tarif baru sebesar 25% pada produk baja dan aluminium China, yang merupakan bagian dari serangkaian langkah untuk menopang sektor baja Amerika. Langkah ini sekaligus upaya mengambil hati para pekerja sektor ini untuk mendukung Biden pada pemilu AS.

Download Aplikasi Labirin :