BANDARA INTERNASIONAL, Layanan Jelas dan Tegas Menghapus Kecemasan Penumpang
Pemeriksaan di Bandara Haneda, Tokyo, Jepang, termasuk tidak terlalu ketat, terutama untuk arus penumpang dan barang masuk ke Jepang. ”Setelah turun dari pesawat, tidak ada pemeriksaan sama sekali di bagian kedatangan. Langsung menuju ke bagian imigrasi. Hanya pemeriksaan paspor dan dokumen berupa deklarasi barang bawaan,” kata Widyantoro (45) yang akan tinggal sementara di Jepang, Sabtu (4/5). Ia ke Jepang September 2023 untuk tugas kantor selama tujuh bulan. Menurut Widyantoro, apabila semua kelengkapan administrasi terpenuhi, tidak akan ada persoalan apa pun. Lagi pula dia juga hanya membawa pakaian dan perlengkapan pribadi. Saat pulang ke Indonesia, Widyantoro membawa aneka oleh-oleh. Tidak ada pemeriksaan lebih lanjut bagasi berisi oleh-oleh itu. Ia hanya diminta memindai ulang tas sandang. Sebab, di dalamnya ada pasta gigi dengan berat melebihi ketentuan. Pasta itu diambil petugas lalu dibuang.
Kenyamanan layanan bandara di Jepang juga diulas Nikkei Asia pada Senin (29/4). Media itu mengulas layanan di Bandara Kansai, Osaka. Pertama, belum pernah ada laporan kehilangan bawaan penumpang dalam 30 tahun bandara itu beroperasi. Kedua, waktu pengantaran bagasi dari kabin pesawat ke tempat pengambilan tas rata-rata 12 menit. Bukan hanya cepat, koper atau tas atau kemasan lain bawaan penumpang diletakkan pada posisi tertentu. Pegangannya menghadap penumpang agar mudah diambil, tidak asal ditaruh di ban berjalan. Petugas pengurus bagasi memperlakukan barang penumpang dengan hati-hati, termasuk mengelap koper hingga kering jika basah karena hujan.
Di Bandara Incheon, Korsel, juga ada pujian soal efisiensi. Seorang warga Australia, Smith, mengaku hanya perlu 20 menit, dari pengambilan bagasi sampai keluar terminal. Menurut warga Sydney itu, bandara Asia Timur efisien dan ramah. Pemeriksaan panjang hanya pada orang-orang yang dicurigai akan tinggal melebihi batas izin tinggal. Pemeriksaan dengan alasan serupa kadang terlihat di Bandara Heathrow, Inggris. Penumpang dengan bagasi lebih dari tiga tas akan diperiksa lebih lama. Selepas melewati pos imigrasi, penumpang dengan bagasi tiga tas atau lebih diminta menjelaskan apa saja bawaan mereka. Setelah itu, sebagian dari mereka diminta membuka isi bagasinya.
Pembongkaran dilakukan pemilik barang, petugas hanya mengawasi. Proses pemeriksaan juga direkam seutuhnya dengan kamera pemantau (CCTV). Jangan coba-coba membawa cabai atau petai ke Inggris. Bisa disita dengan alasan keamanan pangan dan hayati. Untuk pemeriksaan lebih baik, Pemerintah Inggris mengucurkan jutaan pound sterling untuk mengganti alat pemindai barang bawaan penumpang di bandara. Alat baru bisa menghasilkan citra lebih jernih. Pemindai baru menggunakan teknologi CT scan yang biasa dipakai di rumah sakit. Jadi, penumpang atau pemilik barang tidak perlu cemas. Kalau sudah mengikuti aturan yang ditetapkan secara jelas, tidak perlu waswas. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023