;

BANDAR UDARA SUPADIO, Warga Kecewa Status Bandara Berubah

Ekonomi Yoga 28 Apr 2024 Kompas
BANDAR UDARA SUPADIO, Warga Kecewa Status Bandara Berubah

Perubahan status Bandara Supadio Pontianak, Kalbar, sangat disayangkan warga karena penerbangan menuju Kuching, Malaysia, diperlukan, khususnya untuk hal-hal kedaruratan. Sebelumnya, Kemenhub mengubah status 17 bandara, salah satunya Bandara Supadio, dari internasional ke domestik. Loren (50), warga Kelurahan Batu Layang, Pontianak, menuturkan, dengan menutup penerbangan langsung dari Pontianak ke Kuching dan Kuala Lumpur, akan menimbulkan biaya mahal. Sebab, warga Kalbar jika ingin ke luar negeri harus ke Jakarta. ”Saya sangat terbantu saat masih ada penerbangan Pontianak-Kuching untuk pelayanan kesehatan dan bisnis,” kata Loren, Sabtu (27/4).

Yustinus (46), warga yang berdomisili di Kelurahan Sungai Bangkong, Pontianak, menuturkan, rute penerbangan internasional dari Pontianak ke luar negeri justru harus ditambah, misalnya ke Singapura. Dengan demikian, penumpang dari luar negeri ke Pontianak dan sebaliknya tidak direpotkan dengan transit. ”Apalagi di Kalbar ada agenda pariwisata budaya, misalnya Cap Go Meh. Wisatawan dari China bisa langsung ke Kalbar jika ada penerbangan internasional,” kata Yustinus. Pj Gubernur Kalbar Harisson saat ditemui, Sabtu (27/4) pagi menuturkan, berdasarkan SK Menhub No 31 Tahun 2024, Bandara Supadio Pontianak termasuk bandara internasional yang dikembalikan statusnya menjadi domestik. Harisson telah berdiskusi dengan Menhub Budi Karya Sumadi terkait itu.

Salah satu penyebab bandara internasional dikembalikan menjadi bandara domestik adalah karena banyak bandara internasional malah mempermudah warga negara Indonesia ke luar negeri. Hal tersebut dinilai tidak sesuai dengan amanat presiden bahwa sebenarnya bandara (internasional) dibuka guna mempermudah wisatawan luar negeri ke Indonesia untuk menginap dan berbelanja di Indonesia. ”Dengan demikian, uang mereka (wisatawan asing) berputar di kita (dalam negeri). Namun, yang terjadi kebalikannya. Warga negara kita malah mudah ke luar negeri sehingga menggerus devisa negara kita,” kata Harisson. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :