BANDAR UDARA SUPADIO, Warga Kecewa Status Bandara Berubah
Perubahan status Bandara Supadio Pontianak, Kalbar, sangat
disayangkan warga karena penerbangan menuju Kuching, Malaysia, diperlukan,
khususnya untuk hal-hal kedaruratan. Sebelumnya, Kemenhub mengubah status 17 bandara,
salah satunya Bandara Supadio, dari internasional ke domestik. Loren (50), warga
Kelurahan Batu Layang, Pontianak, menuturkan, dengan menutup penerbangan
langsung dari Pontianak ke Kuching dan Kuala Lumpur, akan menimbulkan biaya mahal.
Sebab, warga Kalbar jika ingin ke luar negeri harus ke Jakarta. ”Saya sangat
terbantu saat masih ada penerbangan Pontianak-Kuching untuk pelayanan kesehatan
dan bisnis,” kata Loren, Sabtu (27/4).
Yustinus (46), warga yang berdomisili di Kelurahan Sungai
Bangkong, Pontianak, menuturkan, rute penerbangan internasional dari Pontianak
ke luar negeri justru harus ditambah, misalnya ke Singapura. Dengan demikian,
penumpang dari luar negeri ke Pontianak dan sebaliknya tidak direpotkan dengan
transit. ”Apalagi di Kalbar ada agenda pariwisata budaya, misalnya Cap Go Meh.
Wisatawan dari China bisa langsung ke Kalbar jika ada penerbangan
internasional,” kata Yustinus. Pj Gubernur Kalbar Harisson saat ditemui, Sabtu
(27/4) pagi menuturkan, berdasarkan SK Menhub No 31 Tahun 2024, Bandara Supadio
Pontianak termasuk bandara internasional yang dikembalikan statusnya menjadi
domestik. Harisson telah berdiskusi dengan Menhub Budi Karya Sumadi terkait itu.
Salah satu penyebab bandara internasional dikembalikan
menjadi bandara domestik adalah karena banyak bandara internasional malah mempermudah
warga negara Indonesia ke luar negeri. Hal tersebut dinilai tidak sesuai dengan
amanat presiden bahwa sebenarnya bandara (internasional) dibuka guna mempermudah
wisatawan luar negeri ke Indonesia untuk menginap dan berbelanja di Indonesia. ”Dengan
demikian, uang mereka (wisatawan asing) berputar di kita (dalam negeri). Namun,
yang terjadi kebalikannya. Warga negara kita malah mudah ke luar negeri
sehingga menggerus devisa negara kita,” kata Harisson. (Yoga)
Postingan Terkait
Peluang Bisnis PT Garuda Indonesia
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023