;

Tanpa ”Skill” , Merantau Itu Berat

Ekonomi Yoga 19 Apr 2024 Kompas
Tanpa ”Skill”
, Merantau Itu Berat

Meski peminatnya berkurang, Jakarta masih jadi tujuan sejumlah perantau untuk mengadu nasib, terutama setelah Lebaran.  Namun, ada banyak persiapan yang harus dilakukan agar sukses menjadi ”seseorang” di Jakarta. Keputusan untuk merantau sebaiknya dibarengi dengan "skill" atau keahlian. Banyak perantau membawa harta dan cerita sukacita saat mudik ke kampung halaman. Hal ini memicu hasrat merantau bagi kerabat. Maya Septia (23), warga Semarang, Jateng, sejak Selasa (16/4) memutuskan mencari pekerjaan di Jakarta, seperti kakaknya yang lebih dahulu bekerja di Jakarta. Berbekal ijazah sarjana akuntansi, Maya lebih dulu mencari lowongan pekerjaan secara daring.

Ia juga mendapatkan panggilan wawancara kerja di beberapa tempat. Menurut dia, kesempatan bekerja di kota besar lebih terbuka dibandingkan di perdesaan. Di kota, lowongan kerja lebih beragam. Merantau ke Jakarta tanpa bekal memadai tidaklah mudah. Hal ini dialami Muhammad Fahmi (41) asal Solo, pedagang makanan di Jakpus. Mengambil hikmah pengalamannya merantau di Jakarta 15 tahun terakhir, ia tak menyarankan calon perantau berangkat tanpa persiapan. 15 tahun yang lalu. Berbagai pekerjaan pernah ia jalani, seperti jadi kurir hingga penjual keliling. Beruntung, saat ini ia terbilang sukses memiliki dua warung makan yang laris dengan penghasilan mencapai dua digit per bulan.

”Pendatang di Jakarta, dari seluruh wilayah Indonesia. Agar tidak kalah saing, kalau bisa sudah memiliki pengalaman kerja sebelumnya. Harus punya modal dan bakat tertentu juga. Lalu, pendapatan yang diterima harus disesuaikan pola hidup di kota. “Buat apa merantau tapi gaji masih kurang,” katanya. Perantau yang tidak memiliki kemampuan apa pun, menurut Fahmi, hanya akan menyulitkan dirinya dan orang sekitar. Jika diterima bekerja, mereka juga akan menyulitkan para rekan kerjanya. ”Yang terpenting para perantau memiliki keahlian di bidangnya dan ada kemauan bekerja. Tanpa skill yang lebih unggul, perantau baru di Jakarta tak akan dilirik,” ujarnya. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :