;

Indonesia Rencanakan Impor 2,15 Juta Ekor Sapi Perah

Ekonomi Yoga 18 Apr 2024 Kompas
Indonesia Rencanakan Impor
2,15 Juta Ekor Sapi Perah

Program Minum Susu Gratis menyebabkan kebutuhan susu nasional melonjak drastis. Untuk memenuhi kebutuhan itu, Kementan merencanakan mengimpor 2,15 juta sapi perah dari Australia, Selandia Baru, Brasil, dan AS. Minum Susu Gratis merupakan program Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, pasangan capres dan cawapres peraih suara terbanyak pada Pemilu 2024. Program tersebut menyasar 82,9 juta pelajar, santri, dan ibu hamil, dengan total kebutuhan susu selama setahun sekitar 4,1 juta ton. Kehadiran program itu menyebabkan rerata kebutuhan susu tahunan bertambah dari 4,6 juta ton menjadi 8,7 juta ton. Dengan rerata produksi susu tahunan sebanyak 0,9 juta ton, Indonesia akan mengalami defisit susu sebanyak 7,8 juta ton per tahun atau setara 2 juta sapi perah.

Sekretaris Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Makmun, Rabu (17/4) mengatakan, dalam tujuh tahun terakhir, 2017-2023, kebutuhan susu nasional meningkat 6 % per tahun, sedangkan produksinya hanya 1 % per tahun. Ini menunjukkan kebutuhan dan produksi susu nasional selalu tidak imbang sehingga Indonesia harus mengimpor susu setiap tahun. Untuk memenuhi kebutuhan nasional yang terus meningkat, sekaligus program Minum Susu Gratis, Kementan telah merencanakan program Peningkatan Produksi Susu Nasional (PPSN). Salah satunya dengan menambah populasi sapi perah, baik melalui impor maupun inseminasi buatan.

”Setidaknya Indonesia memerlukan tambahan impor 2,15 juta sapi perah untuk memenuhi kebutuhan susu regular ataupun program Minum Susu Gratis. Anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 90 triliun,” ujar Makmun dalam webinar ”Kawal Produksi Susu Menuju Kemandirian Pangan dan Protein” yang digelar Sinar Tani di Jakarta. Makmun menjelaskan, di luar kebutuhan reguler, program Minum Susu Gratis bagi 24 juta siswa SD membutuhkan 1,18 juta ton susu segar. Untuk memenuhinya, dibutuhkan 300.000 sapi perah impor dengan anggaran Rp 13,5 triliun. Sementara untuk program Minum Susu Gratis bagi 82,9 juta pelajar (termasuk siswa SD), santri, dan ibu hamil, dibutuhkan 4,1 juta ton susu segar. Untuk memenuhinya, dibutuhkan 1,1 juta sapi perah impor dengan anggaran Rp 49,5 triliun. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :