Bahaya Koalisi Sonder Oposisi
MANUVER pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, yang berupaya merangkul rival politiknya, berpotensi membentuk koalisi gemuk tanpa pengawasan. Koalisi yang nantinya berujung bagi-bagi kekuasaan ini dikhawatirkan membuat eksekutif berjalan tanpa kontrol parlemen.
Direktur Pusat Studi dan Kajian Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas, Charles Simabura, mengatakan sistem presidensial yang dianut Indonesia tidak mengenal istilah oposisi, melainkan mekanisme checks and balances harus tetap ada dalam pemerintahan. Menurut dia, makna oposisi seharusnya tidak dipersempit hanya pada istilah.
Charles menjelaskan, jika tidak ingin menyebutnya sebagai oposisi, sistem presidensial tetap harus membutuhkan kekuatan penyeimbang yang berada di luar pemerintah. “Kenapa butuh kekuatan penyeimbang? Agar pemerintahan ini ada kontrol,” ujarnya saat dihubungi Tempo pada Jumat, 22 Maret 2024. (Yetede)
Tags :
#Isu LokalPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023