;

Dividen Tak Usik Modal

Ekonomi Hairul Rizal 18 Mar 2024 Kontan
Dividen Tak Usik Modal

Keputusan bank-bank besar membagikan dividen jumbo dari laba bersih 2023 tak menurunkan kekuatan permodalan mereka. Tingkat kecukupan modal, yang ditandai capital adequacy ratio (CAR) perbankan tetap tinggi dan cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan ekspansi, juga untuk mengantisipasi potensi risiko yang bisa muncul ke depan. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) misalnya, akan membagi dividen 80% dari laba Rp 60,43 triliun. Bank Central Asia Tbk (BCA) menebar dividen 68,35% dari laba Rp 48,64 triliun. Sedangkan Bank Mandiri membagikan dividen 60% dari laba Rp 55,1 triliun. Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) membagi 50% dividen dari laba Rp 20,9 triliun. Adapun BTN akan membagikan 20% laba untuk dividen, atau senilai Rp 700,19 miliar. Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menyampaikan, keputusan pembagian dividen jumbo sudah memperhitungkan kondisi permodalan.

CAR BNI per Desember 2023 berada di level 22,3%, jauh di atas syarat minimum yang ditetapkan regulator. Ke depan, BNI akan menjaga CAR di level 20%-21% lewat pertumbuhan secara organik. Laba akan dikejar tumbuh secara berkelanjutan, disertai perbaikan kualitas aset. Sementara itu, Direktur Utama BRI Sunarso menegaskan, BRI masih akan leluasa membagi dividen dalam lima tahun ke depan, karena modalnya besar. CAR BRI per Desember 2023 ada di level 27%. Sementara Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menyampaikan, dividen yang dibagi telah mempertimbangkan posisi likuiditas serta struktur permodalan Bank Mandiri dalam mendukung rencana pada 2024. Adapun EVP Corporate Communication BCA Hera F. Haryn mengatakan, permodalan BCA saat ini solid dengan CAR di level 29,4%.

Tags :
#Dividen
Download Aplikasi Labirin :