PERTAMBANGAN MINERAL : MENIMANG OPSI FASE EKSPLORASI
Pengeboran eksplorasi dalam pertambangan mineral memainkan peran penting tidak hanya untuk menghitung nilai keekonomian tambang, melainkan juga keputusan opsi model penambangan yang akan dilakukan. Baik model tambang terbuka maupun tambang bawah tanah memiliki keunggulan dan risiko masing-masing sesuai dengan karakteristik mineralisasi tambang. Tambang Sihayo di Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatra Utara misalnya yang tengah menimang opsi penambangan terbuka (open pit) atau bawah tanah (underground) pada deposit kaya emas Sihayo-1. Dalam keterbukaan informasi Sihayo Gold Limited di Bursa Efek Australia pada Selasa (12/3), emiten dengan kode saham SIH ini mencabut seluruh pengumuman yang dipublikasikan pada 4 Maret 2024. Namun, pada keterbukaan informasi pada Selasa (12/3), perusahaan melaporkan hasil yang menggemberikan yang diperoleh dari Kajian Pertambangan Bawah Tanah soal potensi operasi underground mining pada deposit Sihayo. Executive Chairman Sihayo Gold Limited Colin Moorhead mengatakan bahwa pembaruan studi kelayakan (feasibility study/FS) yang diselesaikan pada tahun lalu mendefinisikan operasi penambangan open pit saja yang menyisakan sebagian besar sumber daya mineral (resources) tidak ditambang. Sementara itu, pada estimasi sumber daya mineral, tambang Sihayo diperkirakan memiliki total sumber daya emas sebanyak 24.800 kiloton (kt) dengan kadar emas 2 gram per ton (gr/t). Dalam keterbukaan informasi itu, penilaian awal Mining One menunjukkan bahwa operasi ‘driftand fill’ di bawah tanah mungkin layak secara teknis dan ekonomis. Mining One mempertimbangkan skenario penambangan bawah tanah yang memanfaatkan topografi dan menggunakan konsep akses masuk horizontal (adit) kembar, yang menawarkan beberapa manfaat, termasuk namun tidak terbatas pada memungkinkan akses awal ke produksi, penyediaan jalan keluar kedua untuk keselamatan, penyediaan platform bawah tanah untuk pengeboran menggunakan mata berlian, dan memfasilitasi kebutuhan dewatering dan ventilasi sederhana. Hasil dari penelitian Mining One adalah bahwa penambangan bawah tanah dengan metode drift and fill layak dipertimbangkan untuk menambang seluruh atau sebagian Sumber Daya Mineral di atas batas-batas di Sihayo.
Pekerjaan ini mencakup namun tidak terbatas pada hal-hal berikut. Pertama, pengeboran pengisi untuk meningkatkan komponen Sumber Daya Tersirat ke Klasifikasi Terindikasi. Kedua, memperbarui model geometalurgi untuk menginformasikan kesenjangan kecil dalam informasi pemulihan. Ketiga, pekerjaan geoteknik yang ditargetkan untuk memberikan informasi yang lebih baik dan mengoptimalkan metode penambangan dan strategi penimbunan kembali. Keempat, studi hidrogeologi terperinci untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko serta mengoptimalkan sistem dewa-tering. Kelima, pengembangan rencana tambang taktis untuk memastikan tingkat produksi dapat dicapai dan kendala seperti ventilasi dapat dipahami sepenuhnya.
“Dalam strategi kami untuk alur kerja teknik, pengadaan, dan konstruksi, kami memprioritaskan keterlibatan awal dengan mitra pelaksanaan proyek, sebuah langkah yang bertujuan untuk meningkatkan efi siensi pelaksanaan proyek. Rincian mengenai penunjukan mitra pelaksana BKM akan dilakukan dalam beberapa minggu ke depan dan menjelang akhir kuartal I/2024,” jelas CEO Asiamet Resources Limited Darryn McClelland.
Pada kesempatan berbeda, Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) STJ Budi Santoso mengatakan bahwa pemilihan metode open pit atau underground mining tersebut tergantung syarat teknis seperti geometri, grade, kondisi geoteknik, dan geohidro.
Sementara itu, imbuhnya, risiko underground dari sisi pembukaan lahan lebih bisa diminimalisir meski untuk kebutuhan infrasruktur pendukung lainnya masih ada area yang dibuka. Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Rizal Kasli memandang bahwa pengeboran sangat penting dan merupakan salah satu kegiatan dalam eksplorasi baik eksplorasi regional maupun infill drilling yang akan menentukan model geologi dan letak dari endapan apakah itu berupa sumber daya ataupun cadangan.
Tags :
#PertambanganPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023