;

Berkah Indeks Syariah dari Konsumsi Rumah Tangga

Ekonomi Hairul Rizal 13 Mar 2024 Kontan
Berkah Indeks Syariah dari Konsumsi Rumah Tangga
Mendekati masa puasa atau Ramadan, Indonesia Sharia Stock Index (ISSI) terkoreksi sebanyak 1,14% secara year to date (ytd). Per Jumat (8/3) ISSI juga terkoreksi sebanyak 0,57% dibandingkan sehari sebelumnya. Secara historikal, dalam dua tahun terakhir pada saat bulan Ramadan, indeks ISSI cenderung alami penguatan. Seperti di April 2023 yang naik 1,13% dan April-Mei 2022 yang menguat 4,56%. Head Customer Literation and Education Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi meramal, masih ada potensi kembali terjadi penguatan indeks ISSI di bulan Marer-April 2024. "Mengacu data historikal, saham konsumer dan ritel akan menopang indeks ISSI di tengah demand yang meningkat saat Ramadan," kata Oktavianus kepada KONTAN, Selasa (12/3). Beberapa yang memiliki kapitalisasi pasar besar mencatatkan kinerja positif. Baik itu dari sektor konsumer hingga telekomunikasi. Seperti PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan kenaikan laba 16,9% secara tahunan, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) estimasi laba naik 14,06% secara tahunan , hingga PT Mayora Indah Tbk (MYOR) yang catatkan kenaikan laba 64,4% secara tahunan. Dus. Oktavianus merekomendasikan beli MYOR dengan target harga Rp 2.700 per saham. Lantas beli SILO dengan target Rp 2.870, juga beli ICBP dengan target harga Rp 14.750. Kemudian ia sematkan buy ASII dengan target harga Rp 6.350 dan TLKM di harga Rp 4.700 per saham. Sedangkan Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Nafan Aji juga merekomendasikan akumulasi INDF dengan target harga Rp 6.500–Rp 6.750 per saham, INKP dengan target harga Rp 8.900–Rp 10.200 per saham dan MYOR dengan target harga Rp 2.530–Rp 2.850 per saham.
Download Aplikasi Labirin :