Kelesuan Daya Beli Ganjal Efek Belanja Ramadhan
Di tengah tekanan daya beli masyarakat akibat lonjakan harga pangan, momentum Ramadan dan Lebaran diharapkan bisa menggerakkan roda perekonomian nasional di kuartal I-2024. Secara historis, Ramadan memang selalu menjadi periode andalan bagi perekonomian Indonesia. Di kuartal II-2023 (periode Ramadan tahun lalu), ekonomi Indonesia naik 5,17% year-on-year (yoy). Bahkan di tahun sebelumnya (kuartal II-2022), ekonomi Indonesia tumbuh 5,44% yoy. Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (Core) Indonesia, Mohammad Faisal memprediksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2024 masih di kisaran 5%. Penyokong pertumbuhan itu antara lain dari industri manufaktur, perdagangan dan pertanian. "Momen Ramadan di bulan Maret juga mendorong sektor ritel perdagangan dan penyediaan makanan minuman," kata dia, kemarin. Faisal bilang, di sektor pertanian juga bakal menjadi penyumbang pertumbuhan di kuartal pertama tahun ini karena memasuki musim panen di Maret, sehingga menambah produktivitas ekonomi. Hanya saja, periode Ramadan tahun ini terusik oleh pelemahan daya beli masyarakat akibat lonjakan harga pangan, sehingga bisa menjadi ganjalan pertumbuhan ekonomi. Faisal juga mengingatkan, hal yang perlu diwaspadai adalah tekanan dari kebijakan fiskal menjelang pemerintahan baru. Ada kecemasan pemerintahan baru cenderung mengejar pemasukan dari belanja yang harus direalisasikan sesuai janji kampanye. Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menyebut pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2024 berkisar 5%-5,1%. Menurut dia, momen Ramadan membawa efek positif ke konsumsi rumah tangga. Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI), Ronny P Sasmita menilai Ramadan dan Lebaran memang menjadi momen konsumsi yang cukup besar pengaruhnya pada pertumbuhan ekonomi. Namun, pertumbuhan konsumsi tercatat belum terlalu tinggi, masih setara atau di bawah pertumbuhan ekonomi.
Tags :
#MakroPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
30 Jun 2025
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
26 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023