;

Pembatasan Wisman ala Thailand Dinilai Positif

Ekonomi Yoga 04 Mar 2024 Kompas
Pembatasan Wisman ala Thailand Dinilai Positif

Pemerintah Thailand memperketat kebijakan bagi warga negara asing yang akan masuk ke negara itu. Upaya ini dinilai sebagai langkah positif untuk menyeleksi wisatawan sekaligus mencegah perdagangan manusia (human trafficking). Indonesia bisa meniru langkah ini untuk mendorong pariwisata berkualitas. KBRI Bangkok, Thailand, menerbitkan imbauan bagi WNI yang melakukan kunjungan bebas visa ke Thailand. WNI perlu menunjukkan bukti kemampuan finansial untuk menjamin biaya selama berada di ”Negeri Gajah Putih”. Mengutip laman media sosial KBRI Bangkok, sejumlah ketentuan harus dipenuhi. Pertama, WNI harus memiliki paspor yang masa berlakunya paling sedikit enam bulan. Kedua, memiliki bukti tiket kepulangan, serta bukti pemesanan akomodasi dan bukti finansial selama di Thailand.

Besarannya tak ditentukan, tetapi diimbau membawa minimal 15.000 baht atau Rp 6,6 juta dengan kurs Rp 438,5 per baht. Ketum Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia Azril Azhari berpendapat, langkah ini merupakan cara Thailand untuk menyeleksi wisatawan yang berkunjung dan bisa diikuti Indonesia. ”Bukan pembatasan, tetapi mereka menyeleksi orang-orang yang betul-betul bawa uang, (wisatawan) berkualitas untuk datang ke Thailand. (Dengan demikian) ini tak menimbulkan masalah sosial, mengakibatkan masalah hukum, atau kriminalitas,” ujarnya saat dihubungi dari Jakarta, Sabtu (2/3). Hal serupa disampaikan Ketum Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Pauline Suharno.

”Jadi, lebih terseleksi, terkurasi karena membawa uang cash (sekitar) Rp 6,5 juta sebenarnya upaya imigrasi Thailand untuk profiling,” katanya. Sebelum penerapan kebijakan ini, banyak WNI menjadi tenaga kerja Ilegal, terutama di Kamboja dan negara-negara lain, dengan berkedok wisatawan. Selama ini mereka mencari celah melewati negara-negara tetangga perbatasan, di antaranya Thailand, untuk masuk ke Kamboja dan Myanmar.Data KBRI Bangkok menunjukkan, pergerakan WNI ke Thailand meningkat. Sekitar 762.000 kunjungan tercatat dari Indonesia ke Thailand pada 2023, meningkat dua kali lipat dibandingkan kunjungan pada 2022 yang sebesar 355.000 kunjungan. (Yoga) 

Download Aplikasi Labirin :