Pendapatan Pertamina Diperkirakan Jeblok Akibat Covid-19
Direktur PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menyatakan dalam rapat dengan Komisi Energi DPR bahwa pendapatan perseroan pada tahun ini bakal turun tajam dari rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) akibat dampak wabah Covid-19. Perseroan membuat dua skenario penurunan pendapatan, yakni berat (38%) dan sangat berat (45%) dibanding RKAP.
Untuk mengantisipasi hal ini, Nicke juga mengatakan perseroan sudah menyiapkan beberapa langkah mitigasi termasuk menggenjot impor minyak untuk menambah pasokan dikarenakan harga saat ini yang sedang rendah.
Adapun Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto mengatakan sangat berat mencapai lifting migas sesuai dengan target APBN 2020. Rendahnya harga minyak sejak Februari lalu yang dibarengi dengan penyebaran Covid-19 mulai mempengaruhi kegiatan hulu migas, baik di lingkup operasional, pelaksanaan proyek, maupun penyerapan gas.
Tags :
#MigasPostingan Terkait
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Mengendalikan Daya Tarik Eksplorasi Migas
Titik Balik Lifting Minyak Bumi
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
Perang Memanas, Saham Energi Kian Mendidih
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
Kemungkinan Pemerintah Membuka Opsi Impor Gas
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023