Ambisi Semikonduktor AS Terhambat Faktor Internal
Sudah 2,5 tahun AS mengumumkan ambisi mengembalikan posisi di
pasar semikonduktor global. Aneka hambatan domestik merintangi ambisi itu. Pada
Senin (26/2) di New York, Mendag AS Gina Raimondo mengungkap salah satu
rintangan itu. Perundingan dengan produsen semikonduktor berlangsung keras.
”Perundingan keras kami dan setiap perusahaan akan membuat setiap perusahaan
menghasilkan lebih banyak untuk ekonomi dan keamanan nasional dengan lebih
sedikit uang pajak,” ujarnya dalam forum di Centre for Strategic and
International Studies (CSIS) di New York. Departemen Perdagangan AS sedang
memilah proyek-proyek yang ditargetkan mulai memasarkan produk pada 2030.
Proyek dengan rencana kerja lebih panjang akan diurus belakangan. ”Amat rumit.
Jenis fasilitas yang diusulkan Samsung, TSMC, dan Intel di AS adalah generasi
baru, tidak pernah terjadi di negara ini,” ujarnya.
Pokok perundingan, antara lain, soal subsidi pembangunan
pabrik baru. Sejumlah produsen utama meminta total 70 miliar USD. Padahal,
Washington awalnya hanya mengalokasikan 39 miliar USD. Insentif bagian dari
pelaksanaan undang-undang yang dikenal sebagai CHIPS and Science Act. UU
mengesahkan subsidi hingga 280 miliar USD untuk riset dan produksi
semikonduktor di AS. Bentuk insentif bisa jaminan kredit hingga 35 % total
potensi kerugian, pinjaman pemerintah, hingga subsidi uang tunai. Departemen
Perdagangan AS mencatat, ada 600 perusahaan dan lembaga riset mengajukan
proposal pendanaan. Selain itu, berbagai perusahaan menjanjikan investasi total
235 miliar USD, seperti TSMC dan Micron.
TSMC menjanjikan investasi 38 miliar USD untuk pengembangan
produksi di AS. Micron yang merupakan perusahaan AS menjanjikan investasi
hingga 100 miliar USD. Para petinggi berbagai produsen semikonduktor mengaitkan
realisasi investasi itu dengan insentif dari Pemerintah AS. Pada Januari 2024,
CEO TSMC Mark Liu mengaku pembangunan pabrik baru tertunda sampai 2027, karena
TSMC masih berunding dengan Pemerintah AS soal nilai subsidi untuk pabrik baru
TSMC. TSMC dan berbagai produsen lain juga masih menunggu panduan insentif
pajak dari departemen keuangan. Hingga kini, Depkeu AS tak kunjung menerbitkan
petunjuk teknis yang dinanti sejak 2023. (Yoga)
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
Perdagangan AS-China
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023