Modal Ventura Bakal Kerek Pembiayaan
Sejumlah perusahaan modal ventura akan menambah pembiayaan investasi pada tahun ini. Meski di tahun 2023, berdasarkan data OJK, pembiayaan modal ventura pada Desember 2023 turun sebesar 3,74% secara tahunan menjadi Rp 17,34 triliun. Salah satu pemain modal modal ventura, AC Ventures, menyebutkan, hingga saat ini telah berinvestasi ke lebih dari 120 bisnis yang tersebar di sektor fintech, e-commerce, logistik, MSME tech, digital enablers, hingga climate tech. Founder & Managing Partner AC Ventures Adrian Li mengatakan, pada awal tahun ini, AC Ventures melakukan penutupan terakhir dana investasi kelima, ACV Capital V L.P. (ACV Fund V) dengan nilai total US$ 210 juta, termasuk dana ko-investasi. Di tahun ini, Adrian berencana menambah sekitar 25 perusahaan lagi ke dalam portofolio perusahaan pada tahun ini. "Dana tersebut sudah mulai diinvestasikan ke sejumlah perusahaan, seperti produsen kendaraan listrik, Indonesia Maka Motors, startup pertanian berkelanjutan Koltiva, serta Simplus, dan Supermom," ungkap dia kepada KONTAN, beberapa waktu lalu.Adrian menambahkan, AC Ventures secara strategis tidak mengucurkan modal untuk memenuhi kuota investasi. Namun, fokus mengidentifikasi peluang terbaik dan menjanjikan. Genjot investasiAC Ventures akan berfokus pada tiga sektor penting, yakni climate tech, fintech atau teknologi penyedia layanan untuk UMKM, serta industri yang berorientasi konsumen. BNI Modal Ventura juga berencana menggenjot penyaluran pembiayaan di tahun ini. CEO BNI Ventures Eddi Danusaputro mengatakan, pihaknya akan menambah dua hingga empat investasi baru. Eddi menerangkan berdasarkan jumlah investasi, BNI Ventures sudah investasi di dua startup per akhir 2023. Perusahaan modal ventura PT Mitra Bisnis Keluarga Ventura (MBK) juga menargetkan pendanaan pada tahun ini bisa mencapai Rp 10 triliun. Meski MBK Ventura menyebut, penyaluran pembiayaan pada Januari 2024 nilainya hampir sama seperti periode yang sama tahun lalu. Untuk mendorong investasi, perusahaan ini akan menambah kantor cabang. Ini karena MBK menerapkan metode serupa Grameen Bank dan fokus di pendanaan modal kerja untuk ibu-ibu non bankable.
Tags :
#PembiayaanPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
09 Feb 2026
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
30 Jun 2025
Mengendalikan Daya Tarik Eksplorasi Migas
30 Jun 2025
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
25 Jun 2025
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
25 Jun 2025
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
24 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023