;

TARIF PENERBANGAN MAHAL : MASKAPAI DIDORONG TAMBAH ARMADA

09 Feb 2024 Bisnis Indonesia
TARIF PENERBANGAN MAHAL : MASKAPAI DIDORONG TAMBAH ARMADA

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendorong maskapai penerbangan nasional menambah jumlah pesawat hingga 700 unit untuk memangkas harga tiket angkutan udara domestik yang makin mahal. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan penambahan armada pesawat bakal menyeimbangkan jumlah permintaan dan penawaran di angkutan udara dalam negeri. “Peningkatan jumlah pesawat dan ketersediaan kursi itu yang memberikan dampak lebih riil kepada harapan kita untuk menurunkan harga tiket pesawat,” katanya di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Rabu (7/2). Sandiaga mengatakan hasil kajian yang dilakukan pemerintah yang melibatkan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kementerian BUMN pada 2023 menemukan minimnya ketersediaan kursi pesawat mendorong tingginya harga tiket pesawat di Indonesia. Saat ini, Data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan mencatat hanya ada 444 unit pesawat beroperasi dari kebutuhan 700 unit pesawat. Jumlah pesawat operasi kini jauh lebih sedikit dibandingkan pada momen Natal dan Tahun Baru 2028/2019 yang mencapai 544 unit pesawat. Solusi lain guna menurunkan harga tiket pesawat, dia juga mendorong pelibatan pemerintah daerah (pemda) agar memberikan skema block seat dan insentif. Block seat berarti pemda bisa membeli kursi pesawat untuk keperluan perjalanan dinas dengan kuota tertentu sehingga tingkat keterisian selalu memadai. Hasil penelusuran salah satu situs online travel agent (OTA), harga tiket pesawat rute Jakarta-Denpasar keberangkatan hari ini Jumat (9/2) maskapai low cast carrier (LCC) Citilink adalah Rp1,63 juta per penumpang, sedangkan tarif batas atas (TBA) di rute yang sama Rp1,43 juta per penumpang. 

Bahkan, beberapa maskapai menjual harga di atas TBA seperti LCC AirAsia Indonesia Rp1,53 juta per penumpang, TransNusa Rp1,54 juta per penumpang dan masakapai full service Garuda Indonesia menjual seharga Rp1,66 juta per penumpang. Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan M. Kristi Endah Murni meminta maskapai penerbangan mematuhi regulasi tarif penumpang kelas ekonomi yang diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 20/2019 dan KM 106/2019 soal ketentuan TBA dan tarif batas bawah (TBB). Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) sebelumnya merekomendasikan implementasi sistem multi-provider avtur penerbangan di Indonesia untuk menurunkan harga tiket angkutan udara domestik. Ketua KPPU Fanshurullah Asa mengatakan rekomendasi itu merupakan solusi guna menjadikan harga avtur lebih kompetitif dan efisien. Selama ini, biaya avtur merupakan komponen paling besar yaitu mencapai 38%—45% dari total harga tiket pesawat. Sementara itu, Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) buka suara ihwal temuan KPPU. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menyampaikan Pertamina secara konsisten menjaga nilai kepatuhan dengan mengacu pada Keputusan Menteri ESDM No. 17K/10/MEM/2019 mengenai Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Avtur yang Disalurkan Melalui Depot Pengisian Pesawat Udara. Harga jual avtur tak hanya ditentukan dari harga minyak mentah, tetapi juga dari kompleksitas penyaluran. Untuk Indonesia, ke­amanan pasokan menjadi hal yang perlu dipastikan karena sebagai negara kepulauan, penyaluran avtur ke seluruh bandara hingga ke bandara perintis merupakan tantangan tersendiri.

Tags :
#Penerbangan
Download Aplikasi Labirin :