Saham Astra Internasional Bangkit
Saham PT Astra Internasional Tbk (ASII) menguat (rebpund) 170 poin (3,45%) ke posisi Rp5.100 pada Selasa (30/10/2024), setelah mengalami tren penurunan sejak awal tahun ini. Penguatan itu disebut analis berpotensi menjadi momentum kebangkitan bagi saham raksasa otomotif Tanah Air ini untuk menuju Rp 7.000. Apalagi, harga saham ASII saat ini terbilang sudah sangat murah, dengan PER 6X dan PBV di bawah 1x. "Rebound hari ini bisa saja menjadi titik balik. Momentum kenaikan sudah dekat. Begitu laporan keuangan keluar, investor sudah bisa menghitung dividen yang akan dibagi Astra. Target ASII akan menuju Rp7.000, untuk selanjutnya ke Rp7.500," kata Head of Investment Reswara Gian Investa Kiswoyo Adi Joe kepada Investor Daily, Selasa (30/1/2024). Kiswoyo menambahkan, isu skandal mesin diesel kendaraan Toyota (Hilux, Fortuner, Innova) tidak berdampak signifikan terhadap ASII. "Tidak ada pengaruhnya ke Astra. Kontribusi jenis kendaraan itu ke penjualan Astra juga kecil. Buktinya, saat isu mesin diesel itu mengemuka hari ini, sahamnya justru rebound," tutur dia. (Yetede)
Postingan Terkait
Duo Investor Raksasa Dibalik RS Hermina
26 Jun 2025
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
25 Jun 2025
Ketegangan AS–Iran Tekan Sentimen Pasar Global
23 Jun 2025
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
23 Jun 2025
ICBP–INDF Tebar Dividen Besar
21 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023