Inflasi 2025-2027 Ditarget Sebesar 2,5 Persen
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, rapat tim pengendalian inflasi pusat menyepakati sasaran inflasi 2025 hingga 2027 sebesar 2,5 % plus-minus 1 %. Pada 2023, inflasi di Indonesia tercatat sebesar 2,61 %, lebih rendah dari realisasi 2022 yang 5,51 %. Upaya menjaga inflasi berfokus pada pengendalian harga pangan dan penyaluran bantuan langsung tunai Rp 11,25 triliun. Tahun ini, pemerintah menetapkan langkah kebijakan moneter dan fiskal guna mengendalikan inflasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Selain itu, pengendalian harga pangan bergejolak (volatile food) ditargetkan terjaga di bawah 5 %. Fokusnya pada komoditas beras, aneka cabai, dan aneka bawang.
”Kemudian menjaga ketersediaan pasokan dengan distribusi pangan untuk mitigasi risiko jangka pendek dan antisipasi pergeseran musim panen, serta menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan,” ujar Airlangga di Jakarta, Senin (29/1). Peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI (LPEM FEB UI) Teuku Riefky, menyatakan, target inflasi pemerintah 2024-2027 dapat dipahami. Tren ini berkaca dari perkembangan global dan dinamika perekonomian Indonesia saat ini. ”Jadi ini cukup masuk akal diturunkan ke 2,5 % (dari 3 % plus-minus 1 persen). Apalagi, tingkat inflasi Indonesia dan global belakangan ada di lower bound target BI sebelumnya. Ini revisi target yang realistis dan relevan,” tuturnya. (Yoga)
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023