Disorientasi Hilirisasi Mineral Perlu Diantisipasi
Upaya hilirisasi atau peningkatan nilai tambah nikel dinilai
kurang perencanaan matang dari hulu ke hilir. Selain masih belum siapnya
industri penyerap di dalam negeri, produk setengah jadi seperti feronikel dan
nickel pig iron juga telanjur membanjiri dunia dan turut menyebabkan harga
nikel internasional merosot. Ini menjadi pelajaran untuk pengembangan komoditas
mineral lainnya. Larangan ekspor bijih nikel, sebagai upaya peningkatan nilai tambah,
diberlakukan sejak 2020. Sejak itu, bijih nikel wajib diolah di dalam negeri.
Apabila sudah menjadi produk turun-annya, seperti feronikel, nickel pig iron,
dan nickel matte, baru boleh diekspor. Berdasarkan data BPS, ada lonjakan volume
ekspor feronikel dari 1,5 juta ton pada 2019 menjadi 5,7 juta ton pada 2022.
Nilainya meningkat dari 2,5 miliar USD pada 2019 menjadi 13,6 miliar USD pada
2022. Ekspor didominasi ke China. Selain
itu,juga ke India, Korea Selatan, dan Taiwan.
Berdasarkan data Lembaga Survei Geologi AS (US Geological
Survey/USGS), produksi nikel Indonesia pada 2022 diperkirakan 1,6 juta ton
setara nikel murni atau meningkat dibandingkan produksi tahun 2021 yang hanya 1
juta ton. Jumlah produksi tahun 2022 itu setara 48,5 % total produksi dunia,
yakni 3,3 juta ton. Cadangan nikel Indonesia diperkirakan 21 juta ton setara
nikel murni. Harga nikel global menunjukkan tren menurun pada 2023. Berdasarkan
catatan Trading Economics, harga nikel internasional pada 6 Februari 2023
sebesar 27.563 USD per ton, tetapi terus turun hingga 16.366 USD per ton pada
25 Desember 2023. Pada akhir triwulan I-2024, harga nikel diperkirakan 15.900 USD
per ton. Peneliti Pusat Studi Hukum Energi dan Pertambangan (Pushep),
Akmaluddin Rachim, mengatakan, ”Ada disorientasi hilirisasi terkait nikel ini
sehingga perlu dievaluasi serta kaji ulang ke ana arahnya. Pengambilan kebijakan
yang salah arah bisa karena terlalu bernafsu dalam mendorong penambangan dan
hilirisasi nikel,” kata Akmaluddin. (Yoga)
Postingan Terkait
KETIKA PERAK TAK LAGI SEKADAR LOGAM
Optimalkan Kekuatan Ekonomi Domestik
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Proyek Hilirisasi US6 Miliar Segera meluncur
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023