;

Muhaemin, Ketulusan untuk Tani Mulus

Ekonomi Yoga 19 Dec 2023 Kompas (H)
Muhaemin,
Ketulusan untuk Tani Mulus

Muhaemin (40) bukan petani biasa. Ketua Koperasi Tani Mulus di Kabupaten Indramayu, Jabar, ini memproduksi beras premium, mengembangkan usaha ternak kambing, serta membangun kios pupuk. Tidak hanya meraih prestasi, ia juga membantu petani. Spanduk panjang bertuliskan ”Kios Pertanian Tani Mulus” terpajang pada sebuah bangunan di Desa Mundakjaya, Kecamatan Cikedung, Rabu  (4/10). Di kios berlantai keramik itu, berbagai jenis pupuk menumpuk. Aneka merek pestisida juga tertata rapi. Beginilah potret toko milik Koperasi Tani Mulus yang berdiri pada 2019. Kios ini tidak hanya menjadi pusat pencarian sarana pertanian bagi petani setempat, tetapi juga jawaban atas masalah klasik: kesulitan petani membeli pupuk. Sebab, toko ini menerapkan sistem ”yarnen” atau pembayaran saat panen tanpa bunga. Jadi, petani yang membeli pupuk bisa melunasinya setelah mendapatkan uang hasil panen. Selama ini, petani kesulitan dana karena belum panen. Tempo pembayaran di kios pun lebih longgar.

”Ada yang belum bayar berbulan-bulan, padahal sudah panen,” ucap Muhaemin tersenyum. Nota-nota pinjaman pupuk dan pestisida itu tergantung di dekat meja kasir. Ia juga mencatat utang para petani di tablet yang terhubung dengan internet nirkabel. Dalam aplikasi pencatatan utang, pinjaman petani di musim tanam gadu atau kedua mencapai Rp 101.158.500. ”Musim rending (tanam pertama) awal tahun ini utangnya Rp 217 juta. Ini lebih banyak karena jarak musim gadu ke rendeng lama,” ujarnya. Lebih dari 200 anggota koperasi yang tinggal di Cikedung bisa mengakses skema itu. Menurut Muhaemin, sistem itu tidak membuat kiosnya bangkrut. ”Kami ingin petani fokus menanam. Masalah pupuk silakan ngomong. Jangan sampai hasilnya tidak bagus,” ujarnya. Baginya, tujuan utama kios itu bukan untuk mengejar profit, melainkan membantu petani. Tak disangka, ia justru mendapatkan tawaran kolaborasi oleh mitra kerja untuk membangun dua kios di Subang, yang juga sentra pertanian di Jabar, dengan sistem pembayaran cash dan carry (bayar langsung). Hasilnya, lumayan. Subang dipilih karena masa tanam yang berbeda dengan Indramayu. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :