Surat Utang Valas Ditahan
Pemerintah Indonesia tidak akan menerbitkan surat utang berdenominasi valuta asing atau global bond dalam waktu dekat. Kebutuhan pembiayaan anggaran akan dipenuhi dari dukungan investor domestik dan sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan atau Silpa. Pembiayaan anggaran juga bersumber pinjaman dari Bank Pembangunan Asia dan Bank Dunia yang kini sedang dikerjakan skema dan prosesnya.
Direktur Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko Kementerian Keuangan Lucky Alfirman menyampaikan bahwa Komite Stabilitas Sistem Keuangan telah menyiapkan protokol manajemen krisis untuk mengantisipasi kondisi terburuk, salah satunya bond stabilization framework (BSF) untuk pasar surat berharga negara.
Tags :
#PembiayaanPostingan Terkait
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
28 Jun 2025
Perang Global Picu Lonjakan Utang
25 Jun 2025
Potensi Lonjakan Rasio Utang perlu Diwaspadai
24 Jun 2025
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
24 Jun 2025
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
24 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023