;

Perdagangan RI-Korsel Bisa Lebih Efisien

Ekonomi Yoga 15 Dec 2023 Kompas
Perdagangan RI-Korsel Bisa Lebih Efisien

Pelaku usaha Indonesia yang akan berdagang dan berinvestasi di Korsel ataupun sebaliknya bisa menggunakan mata uang lokal masing-masing serta tak lagi  wajib menggunakan dollar AS mulai 2024. Situasi ini diyakini bisa membuat kegiatan ekonomi kedua negara lebih efisien karena pelaku usaha tak perlu repot bertukar kurs sehingga terhindar dari potensi rugi kurs. Wakil Ketua Bidang Kemaritiman, Investasi, dan Luar Negeri Kadin Indonesia Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, terjalinnya kerja sama transaksi mata uang lokal atau local currency transaction (LCT) antara Indonesia dan Korsel memungkinkan aktivitas perdagangan kedua negara menggunakan mata uang lokal masing-masing, yakni rupiah dan won Korea.

Shinta menjelaskan, dunia usaha sangat mendukung kebijakan ini karena bisa menciptakan efisiensi. Pelaku usaha tidak perlu repot menukarkan mata uang sehingga bisa terhindar dari potensi rugi kurs. ”Beban biaya transaksi bisa lebih rendah,” ujar Shinta saat dihubungi pada Kamis (14/12) di Jakarta. Dari aspek makroekonomi, LCT mengurangi ketergantungan Indonesia akan dollar AS sehingga nilai tukar rupiah lebih stabil. Hal ini, lanjut Shinta, disukai pengusaha karena menciptakan kepastian usaha yang lebih mantap. Menurut Ketua Umum Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) Benny Soetrisno, kerja sama ini akan meningkatkan efisiensi karena baik eksportir maupun importir tak perlu repot-repot menukarkan dulu uangnya ke dollar AS saat bertransaksi dan cukup menggunakan mata uang lokal. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :