Realisasi Pemasukan Beras Impor Dipercepat
JAKARTA,ID-Percepatan pemasukan beras impor terus didorong guna meningkatkan stok cadangan beras pemerintah (CBP) di Perum Bulog. Penambahan stok itu urgen demi menjaga ketersediaan beras pada triwulan I-2024, mengingat panen raya tahun depan kemungkinan besar mundur menjadi April dari Biasanya Februari-Maret. Berdasarkan data Menteri Perdagangan (Kemendag) dari persetujuan impor (PI) beras tahun ini 3,8 juta ton, realisasinya baru 61,91% atau setara 2.352.490 ton. Menurut Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan barang Penting Kemendag Bambang Wisnubroto, seluruh PI beras sebesar 3,8 juta ton sudah diterbitkan Kemendag. Rinciannya, carry over PI 2022 sebanyak 300 ribu ton, PI sejumlah 2 juta ton yang diterbitkan awal tahun yakni Maret 2023, dan PI tambahan 1,5 juta ton yang dirilis akhir tahun ini sekitar akhir Oktober. "Realisasi impornya pada Minggu pertama Desember 2023 baru 2.352.490 ton atau 61,91%. Memang kalau dibandingkan Minggu kelima November 2023, ada kenaikan, kala itu 57,78% atau 2.195.793 ton," ungkap dia. (Yetede)
Postingan Terkait
Bulog Ajukan Tambahan Modal Rp 6 Triliun
Politik Pangan Indonesia Picu Optimisme
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Substitusi Impor Tekstil Jangan Cuma Wacana
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023