;

Donasi Rp 1,2 Miliar demi Air Bersih NTT

Donasi Rp 1,2 Miliar
demi Air Bersih NTT

Sebanyak 72 pelari melintasi jalur sejauh 108 kilometer dalam lari amal ultramaraton Jelajah Timur 2023, 26-27 Oktober 2023. Meski tak semua mampu menaklukkan tantangan jalur Soe di Kabupaten Timor Tengah Selatan hingga finis di Kota Kupang, NTT, ikhtiar mereka untuk turut membantu menghadirkan solusi bagi NTT layak diapresiasi. Donasi Rp 1,2 miliar yang terkumpul dari ajang ini akan digunakan untuk penyediaan akses air bersih dan pencegahan tengkes di NTT. Jelajah Timur 2023 yang diselenggarakan Plan Indonesia memasuki tahun kelima sejak pertama kali dilaksanakan pada 2019. Terdapat tiga kategori, yakni full course 108 km, half course sejauh 53 km, dan ekshibisi 10 km. Lari amal ultramaraton dimulai dari di kantor Bupati Timor Tengah Selatan sekitar pukul 14.30, dilepas Bupati Timor Tengah Selatan Egusem Pieter Tahun.

Untuk half course dimulai dari SD Camplong, Kabupaten Kupang, pukul 24.00, sedangkan kategori 10 kilometer dari Terminal Bimoku di batas kota Kupang, Sabtu (28/10) pukul 07.00. Seluruhnya finis di kantor Gubernur NTT di Kupang, Sabtu siang. ”Total peserta yang kami terima 78 orang, tetapi sampai hari pelaksanaan ada 82 orang yang datang. Sebanyak dua orang di 10 km, 16 orang di full course , dan 64 orang di full course,” kata Race Director Jelajah Timur 2023 Lexi Rohi. Sebagian besar pelari memang sering ikut Jelajah Timur, sejak edisi pertama pada 2019. Namun, ada juga yang baru, Banyak cara bisa dilakukan untuk menghadirkan solusi atas beragam persoalan di negeri ini. Solidaritas, perjuangan, dan kerelawanan pelari bisa menjadi inspirasi, (Yoga) 

Download Aplikasi Labirin :