Masih Ada Dana Kas Besar, BUKA Tetap Fokus di Bisnis Ini
Emiten saham e-commerce, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), masih mencari peluang investasi dan akuisisi potensial. Hal tersebut sembari terus memperkuat bisnis inti emiten tersebut. "Kami selalu ingin berinvestasi di suatu bisnis, tapi harus sesuai dengan strategi jangka panjang dan bisa mengakselerasi produk Bukalapak," kata Carl Reading, Head of Investor Relations Bukalapak Tbk, Jumat (13/10). Saat ini, BUKA masih memiliki kas internal yang lumayan tebal. Total kas setara kas dan investasi lancar BUKA per 30 Juni 2023 mencapai Rp 19,8 triliun. Carl menjelaskan, dana tersebut diinvestasikan di dalam produk yang aman, termasuk di obligasi pemerintah dan instrumen pasar uang. Sehingga BUKA akan memperoleh pendapatan bunga. Sebagian dana kas ini berasal dari initial public offering (IPO) sebesar Rp 9,23 triliun yang belum digunakan. Hingga tengah tahun 2023, BUKA telah menyerap dana IPO sebesar Rp 12,08 triliun. Sisa dana IPO disimpan di berbagai instrumen keuangan. Rinciannya, di deposito sebesar Rp 6,43 triliun. Dana IPO BUKA juga tersimpan di giro mencapai Rp 575,95 miliar.
Postingan Terkait
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
Peluang Bisnis PT Garuda Indonesia
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023