Seleksi Startup di Lingkaran Industri
JAKARTA – Kementerian Perindustrian mematok persyaratan khusus bagi bisnis rintisan atau startup yang akan bermitra dengan para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) dalam proyek Startup4Industry. Program penerapan teknologi untuk industri domestik itu menjadi peluang startup mendongkrak portofolio di tengah tekanan investasi—belakangan disebut startup winter. “Proyek ini bisa dijadikan success story startup untuk meraih pasar yang lebih luas atau pendanaan investor,” kata Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Kementerian Perindustrian, Dini Hanggandari, kepada Tempo, kemarin, 19 September 2023.
Selama enam tahun terakhir, Kementerian Perindustrian sudah mengucurkan lebih dari Rp 3 miliar untuk membiayai 58 proyek implementasi Startup4Industry. Ibarat "mak comblang", Kementerian mempertemukan para penggagas startup yang sumber daya dan teknologinya dapat dipakai oleh pelaku IKM. Proyek ini menjembatani kebutuhan industri dan masyarakat dengan startup sebagai penyedia teknologi. Awalnya, program ini hanya berupa kompetisi bagi rintisan digital yang menerapkan teknologi industri 4.0, dari kecerdasan buatan (AI), big data, Internet segala (Internet of things/IoT), 3D printing, serta konten realitas berimbuh (augmented reality/AR) dan realitas virtual (virtual reality/VR). Sejak 2021, Startup4Industry hanya untuk startup yang layanannya terbukti menguntungkan para pelaku IKM. (Yetede)
Tags :
#StartupPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023