Secuil Kebahagiaan Petani Kakao
Merujuk data International Cocoa Organization (ICCO), pada 2021-2022 Indonesia menjadi negara ketujuh penghasil kakao di dunia setelah Pantai Gading, Ghana, Ekuador, Kamerun, Nigeria, dan Brasil, namun setiap tahun produksinya menurun, berdasar laporan BPS pada 2022 produksi kakao nasional 667.300 ton, turun 3 % dibanding tahun sebelumnya 688.200 ton. Faktor usia pohon kakao yang semakin tua menjadi salah satu penyebab turunnya produksi tersebut. Hal ini dialami Muh Aris (55), petani kakao di Kabupaten Soppeng, Sulsel. Dengan lahan 1 hektar, produksi kakao kebun Aris terus menurun setiap tahunnya, dari 1,5 ton per tahun menjadi 500 kg per tahun. ”Usianya sudah lebih dari 25 tahun sehingga produksinya menurun. Baru dalam beberapa waktu terakhir produksi meningkat ketika semua pohon kakao disambung samping dan sambung pucuk. Sekarang sudah bisa memproduksi 1 ton dalam setahun,” katanya saat dihubungi dari Jakarta, Sabtu (16/9).
Sambung samping merupakan teknik menyambungkan batang atas dari tanaman induk unggul ke batang bawah tanam kakao yang memiliki produktivitas rendah. Sementara itu, sambung pucuk menyambungkan batang bawah dan batang atas agar produksi lebih dipercepat. Dengan cara ini, tanaman akan berproduksi hanya dalam jangka waktu dua tahun, Kedua teknik itu baru diketahui Aris melalui program pelatihan yang diberikan oleh Cargill. Bukan hanya Aris, 25.000 petani juga menerima pelatihan serupa untuk mendorong produktivitas mereka. Selain dibekali pelatihan untuk meningkatkan produksi kakao, Aris juga diberi bekal melakukan pembibitan yang turut memberikan penghasilan tambahan dan menambah kebunnya menjadi 2 hektar. Alhasil, pendapatan Aris mencapai lebih dari Rp 6 juta per bulan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan istri dan dua anaknya. (Yoga)
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Titik Balik Lifting Minyak Bumi
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Politik Pangan Indonesia Picu Optimisme
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023