;

Perusahaan Prediksi Penjualan Otomotif Jalan di Tempat

Ekonomi Leo Putra 14 Jan 2020 Tempo
Perusahaan Prediksi Penjualan Otomotif Jalan di Tempat

Executive General Manager Toyota Astra Motor, Fransiskus Soerjopranoto, memprediksi pasar industri otomotif belum pulih dengan cepat pada tahun ini. Penyebabnya, kata dia, kondisi pasar masih dibayangi ketidakpastian ekonomi global.

Sepanjang tahun lalu, Fransiscus mengatakan, penjualan Toyota menurun dibanding tahun sebelumnya. Meski penurunan pasar turun 13-15 persen. Fransiscus mengatakan penurunan penjulaan Toyota hanya 6-7 persen. Toyota mengantongi pangsa pasar atau marketshare sekutar 32 persen, lebih tinggi ketimbang 2018 sekitar 30,7 persen. Peluncuran sepuluh produk baru menjadi stimulus kinerja Toyota sepanjang tahun lalu. Jumlah tersebut belum termasuk peluncuran Toyota Crown terbaru untuk mobil para menteri. Pada tahun sebelumnya, Toyota hanya meluncurkan enam produk baru. Posisi kedua pasar otomotif diduduki oleh PT Astra Daihatsu Motor. Planning and Communication Division Head PT Astra Daihatsu Motor, Elvina Afni, mengatakan penjualan retail sales Daihatsu tahun lalu mencapai 177.588 unit. Sedangkan untuk whole sales mencapai 177.284 unit. Adapun tiga produk terlaris adalah Sigra, Gran Max Pick Up, dan Ayla. Deputy Marketing Director PT Hyundai Mobil Indonesia Hendrik Wiradjaja mengatakan penjualan domestik Hyundai mencapai 1.368 unit dan ekspor sebanyak 3.241 unit pada tahun lalu. Hyundai H-1 masih mendominasi penjualan tersebut, diikuti Hyundai Santa Fe. Sekretaris Umum Gabungan Industri Otomotif Indonesia Kukuh Kumara memperkirakan total penjualan otomotif sepanjang tahun lalu lebih dari 1 juta unit. Meski pencatatan penjualan belum rampung, ia mengatakan penjualan periode Agustus-Desember mulai bergairah.

Tags :
#Otomotif
Download Aplikasi Labirin :