;

Penjualan Bisa Ngebul Saat Pemilu

Ekonomi Hairul Rizal 07 Sep 2023 Kontan
Penjualan Bisa Ngebul Saat Pemilu

Emiten rokok bakal lebih ngebul menjelang musim kampanye pemilihan umum atau pemilu. Secara historis, permintaan rokok biasanya lebih tinggi pada tahun pemilu. Hajatan politik itu katalis positif bagi kinerja PT Gudang Garam Tbk (GGRM) hingga akhir tahun 2023. Analis UOB Kay Hian Sekuritas, Stevanus Juanda mengatakan, secara historis, penjualan GGRM cenderung bertumbuh selama pemilu. Pada pemilu 1999 misalnya, penjualan GGRM naik 27,3% secara tahunan atau year on year (yoy). Lalu, pada pemilu 2004, penjualan GGRM naik 5% yoy dan pada pemilu 2009 meningkat 9% yoy. Pada dua pemilu terakhir, GGRM mencetak pertumbuhan dobel digit. Rinciannya, penjualan GGRM naik 17,6% pada pemilu 2014 dan mendaki 15,5% pada pemilu tahun 2019 lalu. Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama juga sepakat, penyelenggaraan pemilu di semester kedua ini bakal mengerek volume penjualan GGRM. Dari data Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, produksi rokok pada tahun pemilu 2019 juta meningkat. "Ini menggambarkan saat pemilu daya beli masyarakat menguat," sambungnya. Hanya saja, GGRM dan perusahaan rokok besar terancam produk rokok yang harganya lebih murah. RHB Sekuritas dalam riset 23 Agustus juga menilai, permintaan rokok mulai pulih dan bisa memicu pertumbuhan volume GGRM. Kinerja penjualan ini juga disebabkan menurunnya agresivitas GGRM dalam meningkatkan harga produk. Di antara emiten rokok lainnya, RHB Sekuritas memilih GGRM sebagai saham pilihan teratas. Hal ini seiring dengan pulihnya margin dan kenaikan pangsa pasar di segmen sigaret kretek mesin (SKM).

Download Aplikasi Labirin :