;

SIASAT CUAN BANK BUMN

Ekonomi Hairul Rizal 31 Aug 2023 Bisnis Indonesia (H)
SIASAT CUAN BANK BUMN

Soal mencetak cuan, performa bank-bank milik negara memang masih mumpuni. Buktinya, hingga semester I/2023, bank-bank pelat merah sukses mencatatkan pertumbuhan laba.PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) kompak mencatatkan pertumbuhan laba secara tahunan (year-on-year/YoY). Secara nominal, BRI memimpin sedangkan secara bobot pertumbuhan, Bank Mandiri berada di urutan pertama.Demikian pula jika melihat kinerja intermediasi. Penyaluran kredit oleh Himpunan Bank Negara (Himbara) pun tergolong baik lantaran sanggup tumbuh 8,58% YoY, mengikuti tren industri perbankan yang tumbuh 7,76%. Belum lagi dengan dampak ketidakpastian ekonomi global yang masih membayangi aktivitas bisnis. Situasi itu juga dapat berimbas pada pengetatan likuiditas perbankan.Walaupun begitu, optimisme bank-bank BUMN rupanya masih tinggi. Direktur Utama BRI Sunarso tidak menampik beragam tantangan tersebut. Namun, dia optimistis BRI sanggup mencapai target penyaluran kredit tahun ini. Menurutnya, BRI masih mendapatkan rapor hijau pada paruh pertama berkat kinerja kredit mikro, dana murah, dan efi siensi. Demikian pula dengan kualitas aset yang terjaga, serta proporsi fee-based income yang tumbuh konsisten. Sepanjang paruh pertama 2023, rasio kredit terhadap simpanan (loan-to-deposit ratio/LDR) BRI mencapai 87,83% dan ditargetkan dapat mencapai level optimal, yaitu 90%-95%. Senada, Corporate Secretary Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan perusahaan masih menanti pengaturan lebih lanjut hapus buku kredit macet UMKM menjelang berakhirnya restrukturisasi kredit pada Maret 2024. Kendati demikian, menurut Rudi, sejumlah tantangan itu tak menyurutkan optimisme perusahaan untuk mencapai target penyaluran kredit sebesar 10%-12% pada tahun ini. Terkait kinerja pada paruh kedua, BNI juga masih melihat potensi akselerasi penyaluran kredit. Perusahaan menutup semester I/2023 dengan penyaluran kredit Rp650,77 triliun, tumbuh 4,89% Yo Y. Direktur Utama BNI Royke Tumilaar sebelumnya mengatakan penyaluran kredit yang tumbuh baik pada semester I/2023 akan diakselerasi pada semester II/2023. Sementara itu, kalangan pengamat ekonomi menilai kinerja bank BUMN masih dibayangi risiko. Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira khawatir laba bank BUMN tahun ini bekal lesu karena tekanan likuiditas maupun utang jumbo BUMN Karya yang disebut OJK mencapai Rp46,21 triliun.

Download Aplikasi Labirin :