Desa Wisata Berpotensi Jadi Sumber Pertumbuhan Baru
Menparekraf Sandiaga S Uno saat menghadiri Anugerah Desa Wisata Indonesia atau ADWI 2023, Minggu (27/8) malam, di Jakarta, mengatakan, di tengah isu keterbatasan lapangan kerja, desa wisata bisa menjadi solusi sebagai sumber pendapatan baru di masyarakat. Dengan pengelolaan dan promosi yang tepat, desa wisata berpeluang mendatangkan wisatawan serta menumbuhkan ekonomi baru di daerah-daerah di Indonesia. ”Di tengah isu kesulitan mencari pekerjaan di kota, keberadaan desa wisata semestinya bisa menjadi garda terdepan untuk menciptakan lapangan kerja bagi warga,” ujar Sandiaga.
Menurut dia, saat penyelenggaraan ADWI 2021, pihaknya menargetkan ada 800 desa wisata yang berpartisipasi. Ternyata, ada 1.831 desa wisata ikut serta. Pada ajang ADWI 2022, tercatat 3.419 desa wisata yang berpartisipasi. Jumlah tersebut melebihi target 2.500 desa wisata yang ditetapkan. Adapun tahun ini, dari target 3.500 desa wisata yang ditetapkan Kemenparekraf, 4.573 desa wisata berpartisipasi. Praktisi desa wisata sekaligus pengelola Desa Wisata Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, DI Yogyakarta, Sugeng Handoko, saat dihubungi, Senin (28/8) berpendapat, berdasarkan pengalamannya, desa wisata memang terbukti bisa mengangkat perekonomian masyarakat, melestarikan alam dan budaya, serta menjadi pengungkit sektor industri lain. Desa wisata sebagai pariwisata berbasis komunitas juga dapat memberikan nilaitambah bagi produk-produk lokal di desa. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023