Pendidikan Perlu Investasi Jangka Panjang
Pendidikan menjadi faktor penting dalam menopang produktivitas suatu negara. Pendidikan membutuhkan investasi jangka panjang untuk menghasilkan ilmuwan-ilmuwan kredibel yang mumpuni mengembangkan riset sehingga dapat meningkatkan daya saing bangsa. Ekosistem riset perlu dibangun di berbagai lini, mulai dari perguruan tinggi hingga industri. Oleh karena itu, pengembangan kapital intelektual menjadi faktor krusial, salah satunya lewat pendidikan. Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) 2018-2023 Prof Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan, pemerintah sebaiknya berinvestasi jangka panjang dalam pendidikan, baik tingkat dasar, menengah, maupun tinggi.
”Pendidikan itu investasi, bukan biaya. Seharusnya berinvestasi di pendidikan untuk mendapatkan orang-orang terbaik untuk negara ini,” ujar Satryo dalam seminar daring ”Perlukah Indonesia Memiliki Scientist Ketika Tempat Kerja Belum Terbangun”, Rabu (23/8). Kebijakan afirmatif lain yang dibutuhkan adalah berinvestasi jangka panjang dalam bidang riset dan pengembangan (research and development/R&D). Selain itu, menghapus regulasi yang menghambat investasi pendidikan dan R&D. Satryo menyebutkan, pengembangan kapital intelektual akan mendongkrak nilai tambah. Riset dan pengembangan merupakan dasar kekuatan dari industri manufaktur berbasis pengetahuan. ”Dibutuhkan para ahli diberbagai bidang untuk mewujudkannya, yang dipersiapkan lembaga perguruan tinggi yang kredibel dan bereputasi,” ucapnya. (Yoga)
Postingan Terkait
Optimalkan Kekuatan Ekonomi Domestik
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023