Batu Bara Kembali Membara
JAKARTA,ID-Harga batu bara kembali membara. Hampir dalam dua pekan beruntun, harga emas hitam itu terus merangsek naik. harga batu bara berjangka Newcastle sempat menembus level psikologis US$ 150 per ton, tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Meski demikian, booming booming batu bara kemungkinan tak akan terulang. Puncak harga batu bara di capai pada September silam di level US$ 463,75 per ton. Rally harga batu bara antara lain dipicu meningkatnya permintaan dari Tiongkok dan kenaikan harga gas alam cair (Liquefied natural gas/LNG) akibat aksi mogok pekerja tambang di Asutralia. Impor batu bara Tiongkok bulan lalu melonjak 67% secara tahunan (year on year/yoy) dan melesat 86% sejak awal tahun, terdongkrak permintaan tenaga termal ditengah berkurangnya pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Faktor pendorong lainnya yaitu cuaca panas ekstrem dan kenaikan harga minyak mentah dunia akibat berkurangnya pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Harga batu bara bisa meroket lagi jika ekonomi global, terutama Tiongkok, menggeliat dan program transisi energi dari energi fosil ke enegri baru dan terbarukan (EBT) di negara-negara maju tidak berjalan sesuai skenario akibat stagflasi. (Yetede)
Tags :
#Batu BaraPostingan Terkait
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
KETIKA PERAK TAK LAGI SEKADAR LOGAM
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Amankan Pasokan BBM Dalam Negeri
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023