MENGURAI ARAL PASAR MODAL
Genap 46 tahun pasar modal Indonesia diaktifkan kembali sejak 1977. Tak boleh terlena dengan sederet rekor positif yang telah dicapai, tumpukan pekerjaan rumah untuk meningkatkan kinerja pasar modal telah menanti di depan mata. Selain memacu inklusi pasar modal yang masih tergolong rendah, otoritas juga punya tugas untuk mengawal integritas pelaku pasar modal. Tren penurunan rata-rata nilai transaksi harian, dari Rp14,71 triliun pada 2022 menjadi Rp10,35 triliun saat ini, juga tak boleh luput dari perhatian. Demikian pula dengan inovasi regulasi yang dibutuhkan tak hanya untuk memompa kinerja, tetapi juga menguatkan jaring perlindungan konsumen. Faktanya, performa pasar modal saat ini memang sedang menanjak. Hal itu tecermin dari kinerja indeks acuan saham dan obligasi. Hingga Kamis (10/8), indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,62% year-to-date (YtD) dan parkir di level 6.893,27. Di pasar surat utang, Indonesia Composite Bond Index (ICBI) lebih bertenaga dengan kenaikan 7,11% sepanjang tahun berjalan 2023. Lebih terperinci, Bursa Efek Indonesia mencatat 63 emiten baru sudah merampungkan initial public offering (IPO) dengan akumulasi dana mencapai Rp49,15 triliun. Iman Rachman, Direktur Utama BEI, menyebut telah terdapat 887 perusahaan tercatat saham dan 29 perusahaan dalam pipeline IPO. Jumlah investor di pasar modal juga meningkat 11,15% YtD menjadi 11,46 juta single investor identification (SID) per Juli 2023. Jumlah itu didorong oleh pertumbuhan investor ritel yang naik 4 kali lipat dalam 5 tahun terakhir. Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menegaskan integritas pasar modal harus terus ditingkatkan. OJK terus meningkatkan upaya-upaya pelindungan investor dan masyarakat. “Kata kuncinya adalah kita terus tingkatkan integritas." Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy menambahkan ARB tahap II akan diterapkan mulai September 2023 sembari memperhatikan kondisi pasar saham. BEI juga menyatakan kesiapannya menjadi penyelenggara Bursa Karbon Indonesia.
Tags :
#Pasar ModalPostingan Terkait
Sinyal Kuat Kebangkitan IHSG
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Ketegangan AS–Iran Tekan Sentimen Pasar Global
Pasar Dalam Tekanan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023