PLN OPTOMIS BISA MENGANTONGI LABA TAHUN INI
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) optimis mampu membukukan laba bersih yang lebit tinggi pada tahun ini. Manajemen PLN menyatakan kinerja keunagan tahun ini ditopeng oleh pertumbuhan penjualan listrik efisiensi biaya terutama pada harga batubara dan minyak yang relative stabil. Executive Vice President Keuangan PLN Sulistyo Biantoro menambahkan, pembayaran kompensasi dari pemerintah turut mengerek kinerja PLN. Tahun lalu , PLN mencatatkan laba bersih Rp 11,6 triliun, naik 162,44% year on year (yoy). Akhir kuartal III-2019, PLN mencatatkan laba bersih Rp 10,88 triliun, naik signifikan ketimbang periode sama tahun lalu, yang rugi bersih Rp 18,46 triliun. Jika periode sebelumnya PLN mencatatkan rugi senilai Rp 17,32 triliun akibat selisih kurs, dikuartal III -2019 PLN mencatat keuntungan selisih kurs Rp 4,37 triliun. Per akhir kuartal III 2019, PLN telah mencatatkan pembukuan secara actual untuk kompensasi pemerintah diluar subsidi Rp 19,74 triliun
Secara operasional PLN telah menambah kapasistas pembangkit sebesar 1.480 MW sehingga total kapsitas terpasang pembangkit di Indonesia menjadi 59.126 MW hingga akhir September 2019. Kemudian ada tambahan jaringan transmisi 4.038 kilometer sirkuit (kms) menjadi 57.644 kms. PLN juga menambah Gardu Induk sebesar 9.617 MVA menjadi 140.781 MVA. Produksi listrik sampai akhir September 2019 masih ditopang pembangkit batubara 62,15 dari total produksi PLN.
Tags :
#PLNPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
Rendahnya Belanja Produktif Menghambat Pemulihan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023