Gen Z, Kecil-kecil Jadi Bos
Generasi Z, angkatan yang lahir pada periode pertengahan 1990-an hingga pertengahan 2010-an, menempati 26 % populasi masyarakat global. Sebagian di antaranya sudah lulus sekolah dan memasuki dunia kerja. Bahkan, sebagian telah menjadi pemimpin di perusahaannya sendiri atau menduduki posisi puncak di perusahaan orang lain. Mc Kinsey, pada Juni 2023, menerbitkan laporan, sepertiga dari 500 perusahaan terbesar di AS memiliki direktur utama berusia di bawah 50 tahun. Bahkan, sejumlah perusahaan memiliki direktur berusia di bawah 30 tahun yang bukan anak ataupun cucu dari pendiri perusahaan.
Celia Huber, mitra senior di McKinsey, menjelaskan, fenomena ini menunjukkan bahwa kepercayaan perusahaan yang sudah mapan terhadap Generasi Z besar, selama individu tersebut menunjukkan kualitas kepemimpinan yang diperlukan untuk mengelola korporasi itu. ”Memang Gen Z ini kurang berpengalaman dalam menghadapi siklus ekonomi. Tetapi, di sisi lain, banyak perusahaan justru melihat ini sebagai kelebihan karena menghadirkan sudut pandang yang segar,” ujarnya. Menurut Huber, 300 pemimpin perusahaan yang diwawancara McKinsey mengatakan, hal terpenting dari karakteristik pemimpin ialah mampu beradaptasi dengan segala ketidakpastian, mampu mengelola lingkungan dan emosi pekerja, juga penguasaan atau setidaknya pemahaman perkembangan teknologi digital. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023