Berharap Harga Mobil Listrik Lebih Terjangkau
Beragam insentif yang ada saat ini dinilai belum optimal memacu penjualan kendaraan listrik. Pemerintah pun berencana memangkas tarif pajak atas impor mobil utuh atau
completely built up
(CBU) listrik. Rancangan insentif ini disebut-sebut bakal membawa angin segar bagi penjualan kendaraan listrik di tanah air.
Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil listrik di Indonesia hingga semester I-2023 sebanyak 5.849 unit. Sedang pada tahun lalu, mobil listrik yang terjual hanya 10.327 unit.
Salah satu penyebab yang membuat penjualan mobil listrik di tanah air kalah jauh dengan mobil berbahan bakar bensin adalah harga jual.
Saat ini, mobil listrik dengan harga jual termurah adalah Wuling Air Ev yang senilai Rp 243 juta per unit. Mobil serupa di Thailand, harganya lebih murah, yakni Rp 169 juta saja. Demikian pula Hyundai Ioniq 5, ada gap harga antara Indonesia dan Thailand.
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, sedang menggodok regulasi yang mengatur calon investor yang akan membawa investasi mobil listrik ke Indonesia.
Presiden Joko Widodo, menurut Agus, pada prinsipnya sudah menyetujui adanya kebijakan fiskal untuk mobil listrik yang lebih kompetitif dari negara lain.
Pengamat otomotif Bebin Djuana menilai, insentif pajak CBU bagi mobil listrik bisa membuat harga mobil listrik turun sekitar 10%. Penurunan harga ini bisa membuat pilihan mobil listrik di konsumen makin beragam.
Kepala Ekonom BCA David Sumual menyarankan pemerintah membuat peta jalan ekosistem kendaraan listrik secara holistik demi mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik.
Postingan Terkait
KETIKA PERAK TAK LAGI SEKADAR LOGAM
Optimalkan Kekuatan Ekonomi Domestik
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023