Dividen Batubara Tak Lagi Membara
Pesta dividen jumbo emiten tambang batubara diproyeksi akan berakhir. Hal ini seiring estimasi loyonya kinerja keuangan emiten batubara. Maklum, di sepanjang tahun 2023, harga komoditas batubara terus melandai.
Analis MNC Sekuritas, Alif Ihsanario mencermati, di sepanjang tahun berjalan ini, harga batubara di Bursa Newcastle telah menukik 68%. Sementara itu, harga batubara acuan (HBA) China dan Indonesia telah melemah masing-masing 38% dan 37%.
Seiring itu, Alif menganalisa, besaran dividen yang akan dibagikan emiten batubara untuk tahun buku 2023 akan melorot dibanding 2022. Dia mengantisipasi adanya penurunan besaran dividend payout ratio.
Analis Maybank Sekuritas Indonesia, Richard Suherman memproyeksi, dengan posisi neraca solid dan rasio utang per modal bersih rendah, DPR dividen ADRO tahun ini bisa tembus 45% dari laba bersih.
Postingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
ICBP–INDF Tebar Dividen Besar
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023