Prospek Industri Semen Dinilai Lebih Cerah
Industri semen dinilai memiliki peluang tumbuh tahun ini kendati masih dibayangi kelebihan pasokan. Konsolidasi sejumlah perusahaan semen dan meningkatnya permintaan untuk pembangunan infrastruktur menjadi pemacu bagi industri ini untuk tumbuh. Selain itu, transisi energi turut menyumbang sentimen positif terhadap pertumbuhan tersebut. Dua perusahaan semen domestik, yakni PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, menunjukkan kinerja psitif sejak awal tahun 2023. Pada triwulan I-2023, Semen Indonesia membukukan laba bersih Rp 562 miliar atau tumbuh 11 % dibandingkan periode sama tahun lalu. Sementara Indocement membukukan laba bersih Rp 371,4 miliar atau tumbuh 103 %.
Research Analyst Mirae Asset Sekuritas Emma Almira Fauni berpendapat, penjualan semen tahun ini bisa tumbuh meski tidak signifikan. Pertumbuhan itu diproyeksikan 0-5 % dibandingkan tahun lalu yang minus 3 %. ”Perusahaan semen memiliki prospek untuk bertumbuh pada 2023. Namun, secara umum, masih akan tetap oversupply (kelebihan pasokan). Ini terjadi karena banyak pemain baru setelah sektor properti mulai booming pada 2010 sampai 2014 sehingga membuat kompetisi kian meningkat dan pabrik-pabrik semen baru bermunculan,” ujarnya dalam diskusi tentang prospek industri semen yang digelar oleh Mirae Asset Sekuritas, di Jakarta, Kamis (8/6). (Yoga)
Tags :
#Industri lainnyaPostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Geopolitik Memanas, Bisnis Bank Emas Mengkilap
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Transformasi Digital Dorong Perluasan Retail
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023