Penyaluran Subsidi Sepeda Motor Listrik Belum Optimal
PT Surveyor Indonesia, pihak yang memverifikasi subsidi sepeda motor listrik menyebut, hingga Rabu (17/5) baru terdapat 114 pembeli sepeda motor listrik baru dan 200 orang yang akan mengonversi sepeda motor berbahan bakar fosil miliknya. Jumlah ini masih jauh dari target penjualan sepeda motor listrik bersubsidi yang mencapai 200.000 unit dan kuota 50.000 unit sepeda motor konversi pada 2023. Direktur Komersial PT Surveyor Indonesia Saifuddin Wijaya pada saat temu media yang membahas implementasi bantuan pemerintah untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai, di Jakarta, Rabu (17/5) mengatakan, program subsidi sepeda motor listrik baru efektif berjalan pada 10 Mei 2023. Padahal, program tersebut ditetapkan untuk terlaksana sejak 20 Maret 2023. Adapun capaiannya saat ini baru 114 pembeli dari 200.000 orang yang terdaftar sebagai penerima subsidi sepeda motor listrik sebesarRp 7 juta per unit.
”Ada beberapa kendala yang menyebabkan program subsidi baru efektif 10 Mei (2023), di antaranya proses verifikasi pabrik produsen motor listrik dan adaptasi oleh dealer (penjual),” ujar Saifuddin. Ada empat kriteria masyarakat yang bisa mendapatkan subsidi pembelian sepeda motor listrik, yakni masyarakat penerima kredit usaha rakyat (KUR); penerima bantuan langsung tunai (BLT) bagi pelaku UMKM; penerima bantuan subsidi upah (BSU); serta penerima subsidi listrik atau konsumen listrik di bawah 900 volt ampere (VA). Saat ingin membeli, lanjut Saifuddin, masyarakat hanya perlu menunjukkan KTP. Setelah itu petugas akan memverifikasi nomor induk kependudukan (NIK) dengan data penerima subsidi sepeda motor listrik. Apabila layak menerima, pembeli tinggal melanjutkan pengisian data lain, seperti alamat tempat tinggal dan nomor telepon. (Yoga)
Postingan Terkait
Optimalkan Kekuatan Ekonomi Domestik
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023