;

Dibayangi Krisis, Kinerja Perbankan Dalam Negeri Tetap Positif

Ekonomi Yoga 06 May 2023 Kompas
Dibayangi Krisis, Kinerja Perbankan Dalam Negeri Tetap Positif

Ditengah ancaman krisis perbankan global yang meningkat pasca kolapsnya sejumlah bank besar di AS dan Eropa, kinerja perbankan dalam negeri masih optimal. Hal ini tercermin dari fungsi intermediasi bank yang tetap bertumbuh dan berbagai indikator lain yang menunjukkan perbankan dalam kondisi sehat. Mengutip data OJK, sampai triwulan I-2023, penyaluran kredit bank mencapai Rp 6.446 triliun atau tumbuh 9,93 % secara tahunan. Pertumbuhan penyaluran kredit ditopang kredit investasi yang tumbuh 11,4 % secara tahunan. Adapun kredit modal kerja dan konsumsi masing-masing tumbuh 9,52 % dan 9,20 % secara tahunan. Risiko kredit juga melanjutkan tren penurunan dengan rasio kredit berperforma buruk (nonperforming loan/NPL) net perbankan Maret 2023 sebesar 0,72 % setelah pada Februari 2023 pada level 0,75 %. Begitu pula dengan NPL gross Maret 2023 pada level 2,49 %, menurun dari Februari yang sebesar 2,58 %.

Pada saat yang sama, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) juga bertumbuh. Pada triwulan pertama tahun ini, penghimpunan DPK mencapai Rp 8.005 triliun atau tumbuh 7 % secara tahunan. Likuiditas perbankan pada Maret 2023 juga dalam level memadai yang tecermin dari rasio alat likuid/non core deposit (AL/NCD) sebesar 128,87 %, lebih tinggi dari ambang batas ketentuan yang sebesar 50 %. Begitu pula dengan alat likuid/DPK (AL/DPK) pada level 28,91 %, di atas ambang batas 10 %. Adapun permodalan perbankan masih di level yang solid engan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) 24,69 %. Dalam jumpa pers hasil rapat Dewan Komisioner OJK secara daring, Jumat (5/5) Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, industri perbankan dalam negeri sedang dalam kondisi sehat. Fungsi intermediasi pun berjalan optimal yang ditandai dengan pertumbuhan penyaluran kredit dan penghimpunan DPK. Sampai akhir tahun ini, pertumbuhan kredit bank diperkirakan 10-12 %, Ini sesuai dengan rencana bisnis perbankan yang disampaikan ke OJK.  (Yoga)


Tags :
#Perbankan
Download Aplikasi Labirin :