BSI Bidik Transaksi Perdagangan di Timur Tengah
Kantor perwakilan (representative office) PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) di Dubai akan menjadi kantor cabang penuh (full branch). Dengan naik kelasnya kantor di Dubai, BSI mengincar potensi volume transaksi perdagangan ekspor-impor di Timur Tengah 10-20%. “Volume transaksi ekspor-impor perdagangan Indonesia-Uni Emirate Arab (UEA) US$ 4-5 miliar. Belum ada bank Indonesia yang garap di sana, ini potensi besar, kami paling tidak bisa 10-20% itu sudah bagus,” ungkap Direk tur Treasury and International BSI Mohammad Adib ditemui di Jakarta, Selasa (4/4) malam.
Dengan naik kelasnya status kantor cabang tersebut, BSI dapat lebih luas memberikan layanan dan produk ke nasabah di Dubai, UEA. Wakil Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta menambahkan, dengan adanya kantor cabang penuh di Dubai dapat memperluas pangsa pasar keuangan syariah. “Instrumen bisa jadi untuk fund raising, funding. Kita lirik UEA juga, perdagangan Timur Tengah itu defisit kalau dimasukkan minyak, tapi di luar minyak, perdagangan sudah positif. Kita ingin hadir ke sana untuk masuk peluang selain ke dalam instrumen syariah tapi flow trade juga,” jelas Bob. (Yetede)
Tags :
#PerbankanPostingan Terkait
Mengendalikan Daya Tarik Eksplorasi Migas
Bank Rebut Hati Nasabah Lewat Event Lifestyle
Geopolitik Memanas, Bisnis Bank Emas Mengkilap
Perang Global Picu Lonjakan Utang
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023