Emiten E-Commerce Masih Jauh dari Laba
Saham emiten e-commerce menunjukkan tajinya pada perdagangan Selasa (28/3). Dua saham emiten e-commerce jadi leader penggerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Saham PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mencetak kenaikan harga masing-masing 2,61% dan 14,53%.
Harga kedua saham tersebut menguat lantaran pelaku pasar merespons laporan keuangan kedua emiten tadi. Kemarin, Bukalapak mengumumkan mencetak pendapatan bersih Rp 3,61 triliun. Realisasi tersebut melejit 93,58% secara tahunan dari Rp 1,86 triliun pada 2021.
GOTO juga mencetak kenaikan pendapatan fantastis. Emiten ini memang belum merilis laporan keuangan detail. Namun manajemen GOTO telah memberi gambaran kinerja tahun 2022 bahwa pendapatan bersih melesat 120% secara tahunan jadi Rp 11,3 triliun dari Rp 5,2 triliun. Pendapatan PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) alias Blibli juga diprediksikan melesat. Research Analyst BRI Danareksa Sekuritas Niko Margaronis memprediksi, pendapatan BELI tahun 2022 bisa mencapai Rp 17,48 triliun, naik 97,35% dari Rp 8,8 triliun pada tahun 2021.
Senior Investment Information
Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji menilai, bisnis e-commerce pada tahun lalu dipengaruhi tingkat konsumsi masyarakat yang mulai menggeliat. "Konsumsi domestik masih akan mempengaruhi bisnis dan transaksi penjualan e-commerce ke depan," jelas dia, Selasa (28/3).
Tags :
#e-commercePostingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
Transformasi Digital Dorong Perluasan Retail
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023