Geliat Bisnis Pariwisata dan Hotel di Tengah Momentum Ramadhan dan Lebaran
"Tahun lalu, bisnis akomodasi serta makanan dan minuman (foof and beverage) tumbuh cukup bagus diatas rata-rata nasional, yaitu 13,81% ditopang oleh pertumbuhan ekonomi nasional yang sekitar 5,31%," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, kepada Investor Daily di ruang kerjanya, di Jakarta, Jumat (24/3/2023). Dia menerangkan, pihaknya tidak semata mengejar dari sisi volume kunjungan wisman, namun juga membidik peningkatan kualitas. Hal yang menarik, pergerakan wisnus dipicu oleh adanya momentum hari libur panjang, termasuk saat musim mudik Lebaran. "Pergerakan orang pada musim mudik Lebaran tahun 2023 diperkirakan diatas 120 juta, tahun lalu sebanyak 70 juta." tuturnya. Dari jumlah tersebut berkisar 300-400 juta pergerakan akan berwisata saat perjalanan mudik dan arus balik, maupun saat berada di kampung halaman. Pergerakan orang itu merupakan angin buritan (tail wind) yang membawa Indonesia mencapai target-target yang ada. Guna mencapai target-target tersebut, Kemenparekraf siap menggulirkan sejumlah jurus. Langkah itu diantaranya, bakal menggenjot promosi berupa diskon tiket pesawat, promo untuk kamar hotel hingga diskon paket desa wisata jelang ramadan dan mudik lebaran 1444 H. (Yetede)
Tags :
#PariwisataPostingan Terkait
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023