Kucuran Kredit Hijau Mengalir Semakin Deras
Industri perbankan semakin aktif menyalurkan kredit berbasis hijau sebagai bagian pembiayaan berkelanjutan. Meskipun porsinya belum mendominasi terhadap total pembiayaan dengan praktik
environmental, social and governance
(ESG), kredit hijau terus bertumbuh. Sepanjang tahun 2022, empat bank besar di Tanah Air telah memiliki portofolio kredit hijau sebesar Rp 325,3 triliun. Nilai itu tumbuh sekitar 10,3% secara tahunan atau year on year
(yoy).
Bank Mandiri tercatat sebagai bank dengan portofolio kredit hijau terbesar per akhir 2022, yakni mencapai Rp 106 triliun atau tumbuh 11,4% yoy. Bank ini berkomitmen mendukung program transisi menuju energi terbarukan dan ekonomi rendah karbon melalui penyediaan kredit.
Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri, Rudi As Aturridha, menerangkan, kredit hijau berasal dari sektor pengelolaan sumber daya alam (SDA) hayati berkelanjutan sebesar Rp 92,9 triliun, energi baru terbarukan Rp 6,1 triliun, produk eco-efficient Rp 3,3 triliun, tranfortasi ramah lingkungan senilai Rp 3,1 triliun.
Di segmen ritel, bank ini mendorong kredit hijau melalui produk kredit serbaguna mikro, kartu kredit khusus pembelian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap dan kredit kendaraan berbasis listrik.
Sementara Bank Central Asia (BCA) telah memiliki portofolio kredit hijau Rp 80,8 triliun dan menyumbang 44% ke kredit berkelanjutan perseroan. Total kredit ESG sudah 25,4% dari total kreditnya.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility
BCA, Hera F. Haryn mengatakan, BCA memberikan pembiayaan berkelanjutan pada 12 kategori usaha, seperti sektor energi terbarukan, efisiensi energi, pengelolaan SDA hayati dan lahan berkelanjutan, transportasi ramah lingkungan, pengelolaan air dan air limbah berkelanjutan, produk eco-efficient, bangunan hijau, serta UMKM.
Postingan Terkait
KB Bank Raih Fasilitas Pinjaman Rp 3 Triliun
Geopolitik Memanas, Bisnis Bank Emas Mengkilap
Melonjaknya Rekening Macet Pinjaman Daring
Pinjaman Bank Kini Lebih Mahal daripada Obligasi
Bank Masih Dilema Menurunkan Bunga Kredit
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023