Asing Lepas Saham Empat Bank Besar
JAKARTA, ID – Kasus kebangkrutan Silicon Valley Bank, Signature Bank, dan Silverbank di Amerika Serikat (AS) serta krisis likuiditas bank investasi kakap Credit Suisse (CS) membuat pemodal asing melepas empat saham bank besar di Indonesia, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI/BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI/BBRI). Seiring dengan itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ambles 0,9% atau 62,4 poin ke level 6.565,72. Bahkan, indeks sempat menyentuh level 6.542 pada sesi II perdagangan, sebelum akhirnya ditutup di 6.565. Saat ini, empat bank besar itu masuk 10 besar market cap di BEI sekaligus memiliki bobot tinggi terhadap IHSG. Kejatuhan saham bank diperparah oleh koreksi besar saham-saham komoditas, yakni batu bara dan nikel. Ini tak lepas dari rontoknya harga dua komoditas andalan itu di pasar global. Saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) merosot 4% ke level Rp 2.640, sedangkan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) turun 3,5% ke level Rp 3.850.Kemarin, asing net sell saham BBCA Rp 290 miliar, BMRI Rp 174 miliar, MDKA Rp 79 miliar, BBNI Rp 63 miliar, BBRI Rp 59 miliar, dan ADRO Rp 57 miliar. Total net sell asing kemarin mencapai Rp 732 miliar. Namun, secara year to date (ytd), asing masih net buy Rp 2,5 triliun. (Yetede)
Tags :
#SahamPostingan Terkait
KB Bank Raih Fasilitas Pinjaman Rp 3 Triliun
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Duo Investor Raksasa Dibalik RS Hermina
Geopolitik Memanas, Bisnis Bank Emas Mengkilap
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Ketegangan AS–Iran Tekan Sentimen Pasar Global
Transformasi Digital Dorong Perluasan Retail
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023