;

SURVEI KEPEMIMPINAN NASIONAL Cawapres Menjadi Penentu

SURVEI KEPEMIMPINAN NASIONAL
Cawapres
Menjadi Penentu

Kompetitifnya persaingan antar calon presiden (capres) jelang Pemilu 2024 membuka peluang kehadiran sosok pasangan calon wakil presiden yang dinilai tidak hanya mampu mereduksi kelemahan, tetapi juga turut  memperkuat basis keterpilihan mereka. Indikasi semakin pentingnya kehadiran pasangan capres tersirat dalam hasil survei periodik Litbang Kompas pada 25 Januari-4 Februari 2023. Peta persaingan yang didasarkan pada proporsi keterpilihan publik pada tiga tokoh papan atas survei, yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan, tergolong kompetitif. Kali ini Ganjar masih menduduki posisi teratas, menyusul selanjutnya Prabowo dan Anies. Namun, jika dicermati lebih jauh, besaran proporsi yang diraih setiap capres rujukan publik itu belum banyak menjaminkan dominasi keunggulan satu sama lain. Pasalnya, pilihan publik belum secara signifikan terkonsentrasi pada salah satu sosok capres. Kalkulasi secara teoretis di antara ketiga tokoh belum satu pun mampu meraih  dukungan di atas ambang potensi kemenangan. Ganjar yang ada pada posisi teratas, misalnya, dukungan publik yang ia kuasai masih di bawah sepertiga bagian (25,3 %).

Sekalipun hasil survei kali ini menunjukkan jarak keterpautan dirinya dengan pesaing terdekat semakin melebar, teramat dini disimpulkan bahwa ia mendominasi penguasaan. Belum terkonsentrasinya pilihan publik pada salah satu sosok capres dengan sendirinya membuka peluang keberadaan faktor pasangan capres, yaitu calon wakil presiden (cawapres). Kehadiran cawapres semakin menentukan lantaran sosok dan posisi politiknya tidak lagi semata sebagai pelengkap, atau keharusan pencalonan dalam pemilu. Tidak pula hanya sebatas mengeliminasi potensi kelemahan yang melekat pada diri capres. Dalam peta politik kali ini, cawapres turut menjadi determinan politik. Dengan posisi semacam itu, cawapres berkontribusi pula  sebagai vote getter, memperluas basis dukungan. Merujuk hasil survei kali ini, paling tidak ada 10 tokoh politik yang dipandang publik layak menjadi cawapres dari ketiga capres papan atas rujukan public, diantaranya adalah Ridwan Kamil, Anies, Khofifah Indar Parawansa, Sandiaga Uno, Erick Thohir, dan Airlangga Hartarto, Puan Maharani, dan Agus Harimurti Yudhoyono, (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :